Pegawai Kejaksaan Negeri Simalungun Hanyut di Sungai Asahan, Tim SAR Temukan Korban dalam Keadaan Meninggal Dunia

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan melalui POS SAR Tanjung Tanjung Balai bersama tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pria yang hanyut di Sungai Asahan tepatnya di Kelurahan Kisaran Timur, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan,Sumatera Utara.

KabarIndonesia.id — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Medan melalui Pos SAR Tanjung Balai bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad seorang pria yang hanyut di Sungai Asahan, tepatnya di Kelurahan Kisaran Timur, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Kepala Kantor SAR Kelas A Medan, Hery Marantika, menyebut korban bernama Raynanda Primta Ginting (26), seorang pegawai Kejaksaan Negeri Simalungun.
“Korban ditemukan pagi ini pukul 10.19 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Hery dalam keterangan resminya di Medan, Kamis.

Menurut Hery, korban ditemukan sekitar dua kilometer dari titik awal ia dilaporkan hanyut, setelah upaya pencarian intensif yang dilakukan selama dua hari oleh tim SAR gabungan.
“Proses evakuasi melibatkan personel Pos SAR Tanjung Balai Asahan bersama unsur BPBD, TNI/Polri, masyarakat setempat, dan potensi SAR lainnya,” jelasnya.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban bersama rekan kerjanya tengah menjalankan tugas meminta keterangan dari Kepala Desa Banjar Hulu, Kabupaten Simalungun. Namun, saat hendak diberikan surat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kepala desa tersebut melarikan diri dan melompat ke sungai. Korban kemudian berupaya mengejar, namun justru terbawa derasnya arus Sungai Asahan.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian sempat berusaha membantu, namun pencarian awal tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada tim SAR.
“Mendapat laporan tersebut, kami segera mengerahkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan SAR air,” kata Hery.

Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan menggunakan perahu LCR dan pemantauan visual dari darat.
“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Hery Marantika juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, khususnya di wilayah dengan arus deras dan medan licin.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, serta terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat atas kerja kerasnya dalam operasi ini,” pungkasnya.