KabarIndonesia.id — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyerukan kepada generasi muda Indonesia untuk memperkuat semangat persatuan dan menumbuhkan optimisme dalam membangun bangsa. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Sudut Pandang: Refleksi Sumpah Pemuda” yang digelar di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Zulkifli Hasan menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keragaman sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaya saing. “PAN itu logonya matahari. Matahari tidak pernah membeda-bedakan siapa pun. Yang penting kita ingin membuat Indonesia maju, berbuat yang terbaik untuk Merah Putih. Kita tidak harus sama, tapi kita punya cita-cita perjuangan yang sama. Mari berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan rasa optimisme menghadapi tantangan bangsa, sembari mencontohkan capaian kemandirian pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan pemerintah menekan impor beras hingga nol pada tahun ini mencerminkan semangat gotong royong yang nyata. “Tahun lalu kita impor 4,5 juta ton, tahun ini nol, bahkan surplus empat juta ton. Kita bisa! Saudara-saudara, kita mesti optimistis, kita bisa,” tegas Menteri Koordinator Bidang Pangan tersebut.
Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo menambahkan bahwa partainya berkomitmen menjadi wadah gagasan dan aspirasi generasi muda. Ia mengajak anak muda untuk aktif berkontribusi dalam ruang publik dengan ide-ide produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Risyad Fahlevi menilai peringatan Sumpah Pemuda merupakan hasil kristalisasi panjang dari perjuangan kaum muda. Ia menuturkan, pada kongres 1926 dan 1928, organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Muhammadiyah telah meletakkan dasar gerakan kebangsaan, termasuk memperjuangkan kesetaraan gender dan pendidikan sebagai bagian dari semangat kemerdekaan.












