KabarIndonesia.id — Bali kembali melangkah lebih cepat dalam mengawinkan pariwisata dan teknologi. Kini, pelaku usaha di Pulau Dewata memiliki opsi baru untuk menangkap potensi belanja wisatawan mancanegara pemilik aset digital.
Melalui platform Xepeng, merchant dapat menerima pembayaran berbasis crypto, namun dana yang diterima tetap dalam bentuk Rupiah langsung ke rekening bank.
Xepeng resmi memperkenalkan platform konversi aset digital yang dirancang khusus untuk menjembatani transaksi global dengan kebutuhan ekonomi lokal.
Solusi ini memungkinkan pembayaran menggunakan aset kripto dilakukan oleh wisatawan, sementara pedagang tidak perlu berinvestasi dengan dompet digital maupun mahkota harga pasar kripto.
Kehadiran Xepeng menjawab permasalahan klasik yang selama ini menghadapi pelaku usaha di kawasan wisata, yakni keterbatasan metode pembayaran internasional yang kerap membuat potensi transaksi hilang begitu saja.
Melalui mekanisme konversi instan dan hukum, nilai ekonomi global kini dapat mengalir langsung ke sistem keuangan nasional.
CEO Xepeng, Penke Pancapuri, menegaskan bahwa platform ini hadir untuk memberdayakan pengusaha lokal tanpa memaksa mereka masuk ke dalam kerumitan teknis aset kripto.
“Fokus utama kami bukan sekadar memfasilitasi pembayaran, melainkan membangun jembatan agar nilai ekonomi global dapat mendarat dengan aman di rekening bank lokal,” jelasnya.
Xepeng Hadir di Bali: Infrastruktur Konversi Aset Digital Pertama untuk Lokal
Kehadiran Xepeng di Bali bukan sekadar peluncuran aplikasi baru, melainkan penyediaan infrastruktur konversi yang dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem pariwisata.
Sebagai platform yang berbasis di Bali, Xepeng memahami bahwa kecepatan dan kepastian nilai adalah prioritas utama bagi pemilik hotel, restoran, dan ritel.
Berbeda dengan bursa kripto atau aplikasi pembayaran konvensional, Xepeng memosisikan diri sebagai jembatan yang memastikan setiap transaksi digital dari wisatawan asing tetap bermuara pada penguatan ekonomi lokal.
Melalui teknologi ini, Bali tidak hanya menjadi destinasi liburan, tetapi juga pelopor digitalisasi usaha yang patuh pada regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Mata Uang yang mewajibkan penggunaan Rupiah di wilayah NKRI.
Solusi Tanpa Ribet: Tanpa Dompet Crypto, Tanpa Risiko Fluktuasi
Salah satu keunggulan utama Xepeng bagi merchant modern adalah kemudahan operasionalnya. Berbeda dengan aplikasi pembayaran crypto konvensional, pelaku usaha (seperti hotel, restoran, dan ritel) tidak perlu memiliki atau mengelola dompet digital (wallet), tidak perlu menyimpan kunci pribadi (private keys), dan yang paling penting, terbebas dari risiko fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.
Sistem Xepeng bekerja secara instan di belakang layar. Ketika wisatawan melakukan transaksi menggunakan aset digital seperti USDT atau USDC, Xepeng langsung mengonversinya ke dalam Rupiah dengan kurs pasar real-time.
Hasilnya, merchant menerima hak mereka 100% dalam Rupiah, sesuai dengan harga yang tertera di label produk atau jasa mereka.
Hal ini memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik bisnis, karena mereka tetap beroperasi dalam koridor mata uang nasional namun memiliki daya saing yang setara dengan penyedia jasa di level global.
Infrastruktur Legal yang Patuh pada Regulasi Indonesia
Xepeng membedakan dirinya dari bursa aset digital atau aplikasi crypto payment biasa dengan memosisikan diri sebagai infrastruktur konversi legal.
Platform ini dirancang secara spesifik untuk mematuhi kerangka hukum di Indonesia, termasuk Undang-Undang Mata Uang yang mewajibkan penyelesaian transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah.
Tujuan utama Xepeng adalah memastikan bahwa nilai ekonomi dari transaksi digital wisatawan tetap mengalir masuk dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal di Bali.
Dengan prosedur verifikasi identitas elektronik instan dan sistem pemantauan risiko yang ketat, Xepeng menjamin setiap transaksi aman bagi semua pihak.
“Kami membangun Xepeng agar pelaku usaha di Indonesia dapat melayani pasar internasional yang lebih luas, namun tetap menerima hak mereka dalam Rupiah sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tambah Penke.
Fitur Strategis Xepeng untuk Pelaku Usaha di Bali
Sebagai infrastruktur yang memahami kebutuhan merchant lokal, Xepeng menyertakan berbagai fitur kunci:
- Settlement Langsung: Dana hasil konversi langsung ditransfer ke rekening bank lokal di Indonesia.
- Dukungan Stablecoin: Menggunakan aset stabil seperti USDT dan USDC yang nilainya dipatok terhadap Dolar AS untuk meminimalkan volatilitas.
- Kurs Real-Time: Memastikan transparansi nilai tukar bagi pengirim maupun penerima.
- Tanpa Verifikasi Eksternal: Merchant tidak perlu mendaftar ke bursa kripto luar negeri yang rumit.
Melalui kehadiran Xepeng, digitalisasi sektor usaha di Bali kini naik ke level berikutnya. Pelaku usaha yang ingin mengintegrasikan layanan ini dapat mengunjungi laman resmi xepeng.com atau menghubungi tim melalui email hello@xepeng.com.
Kini, setiap merchant di Bali dapat menjadi bagian dari ekonomi masa depan tanpa harus mengorbankan keamanan dan legalitas bisnis mereka.










