KabarIndonesia.id — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan isi rapat koordinasi antara pimpinan DPR dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, yang membahas isu politik, ekonomi, hingga keamanan nasional, di kompleks parlemen, Jakarta, pada Rabu (8/10).
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
“Kita koordinasi antara eksekutif dan legislatif, kita lakukan tukar-menukar informasi mengenai situasi terkini tentang politik, ekonomi, keamanan, dan lain-lain,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan undangan resmi DPR RI kepada para menteri yang telah dijadwalkan sejak empat hari sebelumnya.
Selain membahas perkembangan situasi nasional, forum tersebut juga menyinggung dampak kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026, yang sempat menjadi sorotan publik. Namun, Dasco menegaskan pembahasan tersebut masih bersifat awal.
“Belum ada kesimpulan. Masih panjang pembahasannya,” katanya.
Berdasarkan keterangan unggahan akun resmi Instagram Sekretariat Kabinet, rapat turut dihadiri jajaran kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Hukum dan HAM, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Markas Besar TNI (Mabes TNI).
Forum itu juga membahas sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari evaluasi penyerapan APBN 2025, kebijakan hukum dan keamanan, hingga sinkronisasi langkah antara pemerintah dan DPR dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi menjelang tahun anggaran baru.












