News  

Viral Relawan Kemenkes Masuk Aceh via Malaysia, Ini Penjelasan Menkes

Kemenkes Buka Jalur Dokter Spesialis Berbasis RS, Target Lulusan Tembus 10.000
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan klarifikasi terkait video viral ratusan relawan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang masuk ke Aceh melalui Malaysia. Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan semata-mata karena keterbatasan tiket penerbangan domestik dan tingginya harga tiket saat musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Budi, tingginya permintaan perjalanan pada periode libur panjang membuat tiket pesawat Jakarta–Aceh ludes terjual. Relawan Kemenkes pun hanya kebagian kursi kelas bisnis dengan harga yang dinilai tidak efisien, mengingat jumlah relawan yang dikirim mencapai ratusan orang.

“Pemerintah juga memberikan diskon liburan pada tiket, sehingga masuk ke sana semua, sehingga tidak kebagian para relawan-relawan, hanya tiket-tiket kelas bisnis yang mahal,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers berani, dikutip Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, pengiriman relawan melalui Malaysia juga dipertimbangkan dari sisi akses wilayah. Sejumlah daerah tujuan di Aceh dan Sumatera Utara dinilai lebih mudah dijangkau melalui Medan dibandingkan langsung dari Banda Aceh.

“Nah pas deket-deket akhir tahun khususnya ke Medan, karena masuknya tuh kalau misalnya Bener Meriah, Langkat, lalu Tamiang, Aceh Tengah itu masuknya dari Medan lebih deket, lebih mudah, daripada masuknya dari Banda Aceh,” sambungnya.

Budi memastikan, kondisi tersebut kini sudah normal. Harga tiket pesawat domestik kembali stabil dan ketersediaan kursi mulai mencukupi, sehingga pengiriman relawan tidak lagi harus melalui jalur penerbangan internasional.

“Untuk minggu kedua Januari atau minggu ketiga Januari kami akan kirim lagi, kita lihat traffic-nya sudah kembali ke normal jadi kita akan menggunakan jalur penerbangan domestik,” tegasnya.

Sebelumnya, Menkes juga mengungkapkan bahwa pengiriman relawan melalui Malaysia memungkinkan Kemenkes memperoleh tiket dengan harga jauh lebih murah, yakni berkisar Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang.

“Karena kita, yang penting jalan kan, kita kirim lewat Malaysia, karena murah tuh kirim lewat Malaysia. Tiketnya bisa Rp2 juta, Rp3juta,” ujar Budi dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI.

Ia menambahkan, sempat ada sekitar 400 relawan Kemenkes yang masuk ke Aceh melalui Malaysia dengan mengenakan seragam biru.

Momen tersebut terekam dalam video dan tersebar luas di media sosial, hingga memunculkan anggapan keliru dari warganet yang mengira mereka adalah relawan asal Malaysia.