Rupiah Tembus Rp16.800, Airlangga Akui Belum Koordinasi dengan BI

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

KabarIndonesia.id — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat bertemu langsung dengan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, terkait pelemahan Rupiah yang terjadi pada pekan lalu. Saat itu, nilai tukar Rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp16.800 per dolar Amerika Serikat.

“Kan belum ketemu Gubernur BI,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Airlangga menjelaskan, rapat di Istana bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa dan Gubernur BI membahas kondisi perekonomian nasional. Menurutnya, pemerintah tengah menaruh perhatian serius pada sejumlah indikator utama, termasuk stabilitas nilai tukar.

“Tentu pembahasan terkait perekonomian, tadi juga Pak Purbaya hadir di Istana. Kita membahas seluruh indikator makro, pasar modal, dan tentu saja langkah stabilisasi Rupiah,” jelasnya.

Sebelumnya, nilai tukar Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (19/9/2025). Mata uang Garuda terdepresiasi 0,52 persen ke posisi Rp16.585 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan yang terjadi sepanjang pekan tersebut.