Nama Menlu Sugiono Menguat Jadi Ketua Umum IPSI 2026-2030, Gantikan Prabowo

Nama Sugiono Menguat Jadi Ketua Umum IPSI, Gantikan Prabowo
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Nama Menteri Luar Negeri RI Sugiono menguat sebagai kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia periode 2026–2030. Ia digadang-gadang menjadi penerus Prabowo Subiantoyang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IPSI.

Menguatnya nama Sugiono mencuat dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 9–11 April 2026. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi pencak silat nasional ke depan.

“Banyak pihak yang menginginkan Mas Sugiono menjadi penerus Bapak Prabowo, mengingat kesibukannya saat ini menjadi Presiden,” ujarnya.

Menurut Akbar, Sugiono dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pencak silat serta komitmen untuk memajukan IPSI di tingkat nasional dan internasional.

Dinilai Layak karena Aktif di IPSI

Hal senada disampaikan Ketua Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono . Ia menilai Sugiono merupakan sosok yang layak memimpin IPSI karena aktif berkontribusi selama menjabat sebagai wakil ketua umum.

“Mas Sugiono saya pikir sangat layak, kesibukan melihat Pak Prabowo sebagai Presiden saat ini,” ujarnya.

Lanjutkan Misi Pencak Silat Mendunia

Munas XVI IPSI juga menegaskan ambisi besar organisasi untuk membawa pencak silat ke panggung global, termasuk menjadi cabang olahraga Olimpiade.

Dalam konteks tersebut, kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan upaya diplomasi budaya serta memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan bangsa yang diakui dunia.

Pemerintah sendiri disebut terus berkomitmen mempromosikan pencak silat di tingkat internasional sebagai bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia.

Dengan dukungan yang terus menguat, nama Sugiono kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memimpin IPSI dan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan organisasi tersebut ke depan.