KabarIndonesia.id — Upaya menyerap talenta unggul dari alumni beasiswa negara terus diperkuat. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka peluang kolaborasi dengan BPI Danantara guna membangun ekosistem yang mampu menampung dan mengoptimalkan peran para alumni di sektor strategis.
Direktur LPDP, Sudarto, mengatakan pembahasan kerja sama masih terus berjalan. Selain Danantara, LPDP juga menjajaki kemitraan dengan sejumlah industri, termasuk perbankan, untuk memperluas akses penempatan penerima beasiswa.
“Yang BPI Danantara kami sedang berdiskusi terus tapi individu misalnya kami bekerja sama dengan beberapa bank ya,” ujar Sudarto dalam media briefing yang dikutip Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar alumni LPDP sejatinya telah bekerja di berbagai sektor, termasuk perusahaan tambang berskala besar.
Namun demikian, LPDP melihat peluang penguatan kolaborasi melalui skema pro sewa atau transmisi langsung talenta unggulan sesuai kebutuhan industri.
“Kan rata-rata banyak teman-teman LPDP itu sebenarnya sudah bekerja. Bekerja di perusahaan tambang yang top itu kan bisa prorent sebenarnya. Gini yang beberapa bank sudah bekerja sama dengan kami. Kita sedang berdiskusi,” ujarnya.
Sudarto menekankan bahwa fokus LPDP saat ini tidak hanya pada pembiayaan pendidikan, tetapi juga memastikan partisipasi alumni setelah menyelesaikan studi.
Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus dibangun agar terciptanya ekosistem yang saling terhubung antara pendidikan, industri, dan pemerintah daerah.
“Makanya kita bicara ekosistem itu yang terus kami bicarakan, kami koordinasikan, kami kerjasamakan saat ini dengan industri, termasuk dengan daerah-daerah, agar ekosistem itu terbangun,” tegasnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas peluang kerja bagi alumni, tetapi juga mempercepat integrasi talenta unggul dalam sektor-sektor prioritas nasional.












