KabarIndonesia.id — Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bersama Korem 101/Antasari di Kabupaten Banjar, Jumat (17/10/2025) siang.
Dalam sambutannya, Gusti Yanuar menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Koperasi Desa Merah Putih di Kalimantan Selatan. Ia menilai, sejak diluncurkan, program Koperasi Desa Merah Putih terus menunjukkan hasil positif dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah, berdasarkan data aplikasi, saat ini sudah ada 142 Koperasi Merah Putih yang aktif dan berjalan di berbagai desa di Kalsel. Bahkan, kasus pertama yang kita tangani sudah 100 persen terdaftar di portal Kop Depses, menjadikan Kalimantan Selatan provinsi pertama di Indonesia yang menyelesaikan proses tersebut,” ujar Gusti Yanuar.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kalimantan Selatan, mengingat provinsi ini berhasil menjadi yang pertama secara nasional, disusul oleh Daerah Istimewa Yogyakarta di posisi kedua dan Kabupaten Katang di posisi ketiga.
“Jadi kita yang pertama se-Indonesia. Ini tentu sebuah kebanggaan bagi kita semua,” tegasnya.
Gusti Yanuar juga mengungkapkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar pelatihan manajemen koperasi yang dibiayai melalui dana dekonsentrasi. Pelatihan tersebut akan diberikan kepada kepala koperasi, pengurus, serta sekretaris koperasi di berbagai desa.
“Selain itu, dari dana PMD juga akan dilaksanakan pelatihan bagi kepala desa, sekretaris desa, dan BPD. Jadi nanti ada sinkronisasi antara Dinas PMD dan Dinas Koperasi dalam hal penguatan manajemen dan kelembagaan,” jelasnya.
Ia berharap pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Korem 101/Antasari ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat rantai pasok, distribusi, dan kemandirian ekonomi desa di Kalimantan Selatan.
“Walaupun belum semua gerai berdiri, kita tetap memanfaatkan fasilitas yang ada. Mudah-mudahan semua ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa,” tutupnya.












