KabarIndonesia.id — Polemik terkait pernyataan viral seorang alumni penerima beasiswa yang memicu sorotan publik mendapat tanggapan dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menyesalkan sikap alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetningtyas, yang mengunggah status kewarganegaraan anaknya disertai pernyataan kontroversial di media sosial.
Purbaya juga menyayangkan sikap suami Dwi, Arya Iwantoro, yang disebut belum menuntaskan kewajiban pengabdian sebagai salah satu syarat program LPDP.
“Jadi kami akan menegakkan aturan LPDP sehingga yang bersangkutan menyelesaikan kewajibannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (23/2/2026).
Ia mengungkapkan bahwa pihak LPDP telah berkomunikasi dengan Arya Iwantoro. Dari pembicaraan tersebut, Arya disebut menyatakan kesediaannya mengembalikan dana beasiswa yang digunakan, termasuk bunganya.
“Jadi bosnya LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP termasuk bunganya,” papar Purbaya.
Purbaya menjadikan kasus ini sebagai pengingat bagi para penerima beasiswa LPDP agar menjaga sikap dan tidak memberi isyarat kepada negara.
Ia menekankan bahwa dana beasiswa bersumber dari pajak dan utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia.
“Saya harap ke depan teman-teman yang mendapat pinjaman LPDP ya gak seenak-enak, tapi jangan ngehina-ngehina negara itu uang dari pajak dan utang untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ujar Purbaya.
Ia juga menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh penyaluran beasiswa LPDP.
“Saya akan memeriksa seluruh pemerintahan, nanti kita lihat seperti apa, jadi jangan menghina negara Anda sendiri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya merasakan pengalaman pribadinya menempuh pendidikan di luar negeri dengan biaya sendiri dan tetap kembali ke Indonesia setelah meraih gelar doktor.
“Gak patriotis gak apa-apa. Tapi jangan menghina negara. Saya ingatkan kepada penerima LPDP,” paparnya.
Sebagai tindak lanjut, Purbaya menyatakan rencana memasukkan Dwi Sasetningtyas dan suaminya ke daftar hitam di lingkungan pemerintahan.
“Nanti saya akan blacklist dia, dari seluruh pemerintahan gak akan bisa masuk,” tegas Purbaya.
Sebelumnya, viral video yang diunggah akun Instagram @sasetyaningtyas menampilkan Dwi Sasetningtyas (DS) memamerkan surat dari Home Office Britania Raya terkait kewarganegaraan Inggris bagi anak keduanya.
Dalam video tersebut, ia menyampaikan pernyataan yang memicu kemarahan netizen di media sosial.
“Aku tahu dunia sepertinya tidak adil. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan videonya, dikutip Senin (23/2/2026).
Unggahan itu menuai kritik warganet karena Dwi dan suaminya, Arya Iwantoro, diketahui merupakan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dwi kemudian menyampaikan permohonan maaf. Ia menyebut pernyataannya lahir dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi sebagai warga negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang ia rasakan.














