KabarIndonesiaid — Departemen pertahanan amerika serikat (pentagon) menolak memberikan pernyataan resmi terkait klaim presiden donald trump mengenai keberhasilan serangan militer terhadap fasilitas nuklir iran. ketika dimintai tanggapan oleh kantor berita ria novosti, seorang juru bicara pentagon dengan singkat menyatakan, “kami merujuk anda ke gedung putih.”
sikap bungkam pentagon muncul di tengah sorotan internasional terhadap laporan serangan udara as yang menghantam situs nuklir strategis iran. mengutip sumber-sumber di pemerintahan iran, the new york times melaporkan bahwa pesawat pengebom amerika melancarkan serangan ke dua fasilitas utama fordow dan natanz sekitar pukul 23.00 gmt atau 06.00 wib, minggu 22 juni.
sebelumnya, presiden trump mengumumkan secara terbuka keberhasilan operasi militer tersebut. melalui akun truth social miliknya, ia menulis:
“saya akan menyampaikan pidato pada pukul 10 malam [02.00 gmt] dari gedung putih, mengenai operasi militer kami yang sangat sukses di iran. ini adalah momen bersejarah bagi amerika serikat, israel, dan dunia.”
trump menyebut serangan terhadap tiga fasilitas nuklir iran sebagai langkah krusial yang menunjukkan superioritas militer as dan solidaritas geopolitik yang lebih luas. tak lama setelahnya, ia kembali mengunggah pernyataan yang menegaskan tuntutan terhadap teheran.
“sekarang iran harus setuju untuk mengakhiri perang ini. terima kasih!” tulisnya.
pernyataan trump tersebut segera memicu lonjakan trafik di platform media sosialnya, bahkan menyebabkan gangguan teknis sesaat setelah unggahan itu menyebar luas. sejauh ini, belum ada respons resmi dari gedung putih maupun pemerintah iran mengenai pernyataan terbaru tersebut.
situasi ini menambah ketegangan kawasan dan memunculkan kembali kekhawatiran internasional terhadap potensi eskalasi konflik antara washington dan teheran.














