Koperasi Desa Merah Putih Dianggap Solusi Atasi Kesenjangan dan Kemiskinan

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi

KabarIndonesia.id — Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis dalam upaya mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

“Koperasi adalah alat perjuangan rakyat untuk mencapai tujuan mulia. Yakni, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perubahan positif dalam perekonomian Indonesia yang lebih progresif dan berkeadilan,” ujar Budi Arie dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/5).

Ia menekankan bahwa koperasi bukan hanya sebagai entitas ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk ideologi ekonomi negara yang berpijak pada semangat gotong royong. Karena itu, koperasi perlu terus diperkuat dan dijadikan instrumen utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang lebih substantif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Budi juga menyoroti peran penting Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia berharap semua pihak strategis dapat berkolaborasi untuk mengawal pelaksanaan program ini.

“Sejarah panjang koperasi yang selama ini terpinggirkan dalam praktek ekonomi Indonesia menjadi latar belakang penting untuk membangun kembali dan memperkuat gerakan koperasi secara nasional,” kata Budi.

Ia mengungkapkan bahwa kontribusi koperasi terhadap sektor ekonomi masih sangat kecil. Dari total outstanding kredit perbankan nasional yang mencapai sekitar Rp7.000 triliun, koperasi hanya mendapat porsi sebesar Rp15 triliun atau sekitar 0,2 persen. Selain itu, kontribusi ekonomi desa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional juga hanya sebesar 14 persen.

“Ketidakseimbangan ini menjadi sorotan penting yang harus segera diatasi. Melalui pembangunan koperasi yang kuat, kita bisa menyeimbangkan struktur ekonomi nasional dan memperluas kesejahteraan ke akar rumput,” tegas Menkop.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi koperasi, serta masyarakat desa dan kelurahan sangat diperlukan. Ia optimistis, apabila gerakan koperasi ini diperkuat secara menyeluruh, maka akan muncul perubahan nyata dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani turut memberikan dukungan terhadap inisiatif Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan koperasi ini.

“Termasuk dalam hal bentuk usaha yang berkelanjutan, kepemilikan anggota koperasi, modal koperasi, dan mitigasi risiko yang terencana dengan baik. Saya mendukung penuh inisiatif ini,” ujar Puan.

Puan menekankan bahwa keberhasilan koperasi desa sangat bergantung pada manajemen yang transparan dan efisien, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.