KabarIndonesia.id — Ketua Umum LOGIS 08 Anshar Ilo memberikan saran kepada Presiden RI, Prabowo Subianto agar mempertimbangkan melakukan penyegaran di posisi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Sekretaris Kabinet (Seskab).
Menurutnya, posisi strategis tersebut sebaiknya diisi oleh tokoh senior yang matang secara pengalaman dan memiliki kapasitas kuat dalam memberikan masukan kebijakan kepada presiden.
Anshar Ilo menilai, peran Mensesneg dan Seskab sangat krusial karena menjadi simpul koordinasi pemerintahan sekaligus penghubung antara presiden dengan kementerian serta lembaga negara lainnya.
Karena itu, figur yang menduduki jabatan tersebut harus memiliki jam terbang tinggi dan pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemerintahan.
“Presiden membutuhkan orang-orang yang matang secara pengalaman dan memiliki perspektif kebijakan yang luas. Posisi Mensesneg dan Seskab sangat strategis, sehingga akan lebih kuat jika diisi oleh tokoh senior yang mampu memberi insight kebijakan yang komprehensif kepada presiden,” ujar Anshar Ilo dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, tokoh yang berpengalaman biasanya memiliki kedewasaan politik serta kemampuan membaca dinamika nasional maupun global secara lebih tajam.
Hal tersebut penting agar setiap kebijakan yang diambil pemerintah dapat dirumuskan dengan lebih matang dan terukur.
Menurut Anshar, keberadaan figur senior di lingkaran inti presiden juga dapat memperkuat kualitas pengambilan keputusan, sekaligus membantu presiden dalam mengantisipasi berbagai tantangan pemerintahan ke depan.
“Presiden tentu memiliki visi besar untuk bangsa ini. Agar visi tersebut berjalan optimal, dibutuhkan pembantu-pembantu yang tidak hanya loyal tetapi juga kaya pengalaman serta mampu memberikan pandangan strategis,” katanya.
“Ini murni masukan agar pemerintahan semakin solid dan kuat dalam merumuskan kebijakan strategis untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.












