News  

Donald Trump Pamer Foto Presiden Venezuela Diborgol di Atas Kapal Perang AS

Menkeu Purbaya Kritik PBB soal Kasus Venezuela, Sebut Hukum Dunia Aneh
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap di atas kapal perang AS (Dok : int).

KabarIndonesia.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi global dengan mengunggah foto yang diklaim memperlihatkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam kondisi diborgol di atas kapal perang Angkatan Laut AS. Foto itu disebut diambil hanya beberapa jam setelah operasi penangkapan Maduro di Caracas.

Dalam gambar yang diunggah Trump, terlihat seorang pria mengenakan kaus abu-abu dan celana olahraga, dengan mata tertutup dan tangan diborgol.  Trump menyebut pria dalam foto itu sebagai Nicolas Maduro.

“Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” tulis Trump dalam keterangan foto tersebut, yang diunggah beberapa menit sebelum ia menggelar konferensi pers dari Mar-a-Lago, resornya di Florida.

Dalam konferensi itu, Trump juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat “akan mengendalikan” Venezuela untuk sementara waktu.

Trump kemudian menjelaskan lebih lanjut dalam wawancara dengan program Fox and Friends. Ia mengklaim Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan dari Caracas menggunakan helikopter menuju kapal perang USS Iwo Jima.

“Penerbangan yang menyenangkan,” kata Trump. “Saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka telah membunuh banyak orang.”

Menurut Trump, Maduro dan istrinya akan menghadapi dakwaan di New York atas tuduhan terorisme narkoba serta konspirasi untuk mengimpor kokain ke Amerika Serikat.

Foto yang menampilkan sosok Maduro dengan mata tertutup dan tangan diborgol itu menjadi sorotan karena merupakan gambar pertama yang dipublikasikan ke publik sejak operasi militer AS di Venezuela dilancarkan.

Unggahan tersebut muncul beberapa jam setelah Delcy Rodriguez, mantan wakil presiden Venezuela, menuntut pemerintah AS menunjukkan bukti bahwa Nicolas Maduro dan Cilia Flores masih hidup pascapenangkapan.

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim inti pemerintahannya menyaksikan langsung jalannya operasi tersebut melalui tayangan video. Ia bahkan membagikan foto-foto lain yang memperlihatkan dirinya bersama sejumlah pejabat senior, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, saat memantau serangan tersebut secara real time.

Klaim dan unggahan Trump ini terus menuai reaksi keras dari berbagai pihak internasional, di tengah belum adanya konfirmasi resmi dari pemerintah Venezuela terkait keberadaan Nicolas Maduro.