KabarIndonesia.id — Pemerintah resmi mengatur ulang arah kebijakan energi nasional. Presiden Prabowo Subianto melantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah dan pemangku kepentingan lintas sektor.
Dalam pelantikan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Energi Nasional dari Pemangku Kepentingan.
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Ketua Harian dan seluruh anggota DEN yang dilantik.
“Demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Dewan Energi Nasional sendiri memiliki peran strategis dalam merumuskan dan mengawasi kebijakan energi nasional jangka panjang, termasuk transisi energi dan ketahanan energi nasional.
Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional
Ketua Harian
-
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Anggota dari Unsur Pemerintah
- Menteri Keuangan Nurbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Perencanaan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
- Menteri Perindustrian Agus Gumilang
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
- Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisal Nurofiq
Anggota dari Pemangku Kepentingan
- Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
- Mohammad Fadhil Hasan (Akademisi)
- Satya Widya Yudha (Industri)
- Sripeni Inten Cahyani (Industri)
- Unggul Priyanto (Teknologi)
- Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
- Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
- Surono (Konsumen)












