KabarIndonesia.id — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memulai pembangunan gudang ketahanan pangan berkapasitas 18.000 ton di atas lahan seluas 23,7 hektare yang berlokasi di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.
“Bangunan utama gudang akan memiliki luas 654 meter persegi dengan ukuran 21,8 meter x 30 meter, dan berdiri di atas lahan milik Polda Lampung,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dalam keterangannya di Bandarlampung, Jumat (6/6).
Menurutnya, pembangunan gudang tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Polda Lampung dalam memperkuat sistem logistik dan mendukung kelancaran distribusi serta penyimpanan hasil panen di wilayah provinsi.
“Saat ini pembangunan sudah memasuki tahap pembersihan lahan, dan ditargetkan rampung pada Agustus 2025,” jelas Helmy.
Kapolda menambahkan, fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk kepentingan internal Polri, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi terhadap stabilitas pangan masyarakat Lampung, terutama dalam menghadapi situasi darurat atau krisis.
“Pembangunan gudang ini adalah langkah konkret kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ini juga menjadi simbol kesiapan Polri dalam menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah dinamika yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, Helmy menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan keamanan wilayah. Dengan keberadaan gudang ini, Polda Lampung berharap dapat memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi logistik maupun kebutuhan dasar masyarakat.












