KabarIndonesia.id — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor. Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), harga emas bersertifikat Logam Mulia melonjak tajam hingga menembus level Rp3,16 juta per gram.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp165.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp3.003.000 menjadi Rp3.168.000 per gram.
Peningkatan ini sejalan dengan pemutaran harga emas global yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.
Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp135.000 per gram, dari Rp2.854.000 menjadi Rp2.989.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga jual dan pembelian kembali emas hari ini tercatat sebesar Rp179.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam Kamis (29/1/2026)
- 0,5 gram: Rp1.634.000
- 1 gram: Rp3.168.000
- 5 gram: Rp15.615.000
- 10 gram: Rp31.175.000
- 25 gram: Rp77.812.000
- 50 gram: Rp155.545.000
- 100 gram: Rp311.012.000
- 250 gram: Rp777.265.000
- 500 gram: Rp1.554.320.000
- 1.000 gram: Rp3.108.600.000
Di sisi lain, harga emas dunia di pasar spot juga menunjukkan penguatan yang signifikan. Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), emas global melonjak 1,99% ke posisi US$5.506,86 per troy ons.
Level ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah dan untuk pertama kalinya harga emas menembus ambang psikologis US$5.500 per troy ons. Bahkan, harga sempat menyentuh US$5.591 per troy ons dalam perdagangan hari ini.
Sebelumnya, pada Rabu (28/1/2026), harga emas dunia telah lebih dulu menguat 4,05% ke level US$5.399,29 per troy ons. Penguatan tersebut menandai reli emas selama delapan hari berturut-turut.
Meski kenaikan harga emas global seharusnya menjadi sentimen positif bagi saham-saham sektor emas, kondisi pasar saham justru bergerak sebaliknya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditekan ke level 7.600, menyeret saham emiten emas seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ke zona pelemahan.












