Manchester United Pecat Erik ten Hag, Van Nilstelroy Pelatih Sementara

Erik ten Hag. (Foto: AFC Bournemouth via Getty Images/Robin Jones).

KabarIndonesia.id — Manchester United telah memecat manajer Erik ten Hag setelah tim mengalami awal musim yang mengecewakan, Senin (28/10). Keputusan untuk memecat Ten Hag, yang baru saja diberi perpanjangan kontrak pada musim panas ini, dinyatakan sebagai langkah “sulit dan seimbang” oleh petinggi klub.

Keputusan memecat Ten Hag diambil kurang dari 24 jam setelah kekalahan kontroversial 2-1 di tangan West Ham pada hari Minggu, (27/10) dan dianggap sebagai keputusan bulat oleh dewan klub.

Ruud van Nistelrooy kini akan memimpin tim sebagai pelatih kepala sementara hingga manajer permanen baru ditunjuk.

Hasil di lapangan menjadi fokus utama, dan sejauh ini performa tim dianggap belum memadai. Meskipun Ten Hag sempat optimis, petinggi klub merasa bahwa tim tidak berada di jalur yang benar dan tidak ada alasan untuk mempertahankan posisi saat ini.

United hanya mampu meraih empat kemenangan dari 14 pertandingan yang dimainkan musim ini.

“Tidak ada seorang pun yang menyaksikan United dan tidak berpikir bahwa para pemainnya lebih baik dari yang mereka tunjukkan,” kata Gary Neville.

Kurangnya identitas dan gaya permainan telah menjadi masalah yang membingungkan selama dua setengah musim terakhir di bawah kepemimpinan Ten Hag.

Musim ini, Ten Hag hanya berhasil meraih tiga kemenangan dari sembilan laga di Premier League, dan hanya empat dari 14 pertandingan di semua kompetisi. Meskipun Man United telah memperpanjang kontraknya selama satu tahun pada awal musim ini, yang seharusnya membuatnya bertahan hingga 2026, performa tim tidak memenuhi harapan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis tak lama setelah berita pemecatan tersebut, pihak klub menyampaikan, “Kami berterima kasih kepada Erik untuk semua yang telah ia lakukan selama masa kerjanya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan.”

Selama dua setengah tahun bersama Manchester United, Ten Hag berhasil mempersembahkan dua trofi: Piala Liga dan Piala FA, serta membawa tim finis di peringkat ketiga pada musim pertamanya. Namun, tim juga mengalami tantangan, termasuk tersingkir di fase grup Liga Champions dan menempati posisi kedelapan di Liga Inggris musim lalu.

Kiprah Erik ten Hag di Manchester United

Erik ten Hag, yang ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada musim 2022, memiliki perjalanan yang mencolok meski berakhir dengan pemecatan. Berikut adalah beberapa prestasi pentingnya selama menjabat:

Dua Trofi dalam Dua Setengah Tahun: Ten Hag berhasil membawa Manchester United meraih dua gelar, yaitu Piala Liga Inggris pada musim pertamanya dan Piala FA pada musim kedua. Kemenangan ini menandai kebangkitan klub setelah periode kesulitan.

Finis di Peringkat Ketiga: Pada musim pertamanya, Ten Hag berhasil membawa tim finis di peringkat ketiga Premier League, sebuah pencapaian yang meningkatkan harapan untuk kembali ke jalur kompetitif di level tertinggi Inggris.

Pengembangan Pemain Muda: Ten Hag dikenal karena kemampuannya mengembangkan pemain muda. Selama masa jabatannya, beberapa pemain muda, seperti Alejandro Garnacho dan Antony, mendapatkan kesempatan bermain dan menunjukkan potensi mereka di skuat utama.

Taktik yang Menarik: Gaya permainan yang diusung Ten Hag, yang mengedepankan penguasaan bola dan pressing tinggi, berhasil membawa nuansa baru di Old Trafford. Meskipun tidak selalu konsisten, pendekatannya sering kali menciptakan momen-momen menarik di lapangan.

Konsistensi di Piala: Selain dua trofi yang diraih, Ten Hag juga membawa tim jauh dalam kompetisi piala lainnya, menunjukkan daya saing yang kuat di berbagai ajang.

Meski prestasinya mengesankan, periode terakhir Ten Hag ditandai dengan hasil buruk di liga, termasuk kesulitan meraih kemenangan. Akhir dari perjalanan Ten Hag di Manchester United mencerminkan tantangan besar yang dihadapi klub dalam upaya kembali ke puncak kompetisi.