• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Djamari Chaniago & Ahmad Dofiri Terima Pangkat Jenderal Kehormatan dari Prabowo

by Firman Marlon
18 September 2025
Home Berita Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan (bintang empat) kepada dua tokoh penting, Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri. Upacara kenegaraan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025), dan menjadi sorotan publik karena gelar tersebut jarang diberikan, sekaligus menegaskan posisi strategis keduanya dalam lingkaran pemerintahan.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa gelar Jenderal Kehormatan bukanlah semata simbol militer, melainkan penghormatan tertinggi negara kepada sosok yang dinilai berjasa besar. “Pangkat Jenderal Kehormatan ini adalah bentuk apresiasi negara atas jasa, pengabdian, dan kontribusi luar biasa bagi bangsa,” tegas Prabowo. Ia menambahkan, gelar ini membawa tanggung jawab moral yang harus dijaga melalui integritas, keteladanan, dan dukungan penuh terhadap stabilitas nasional.

Djamari Chaniago dikenal luas di kalangan akademisi dan peneliti dengan fokus pada geopolitik dan isu strategis kawasan. Namanya mulai menonjol di panggung politik setelah dipercaya menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Kabinet Merah Putih. Dengan posisi ini, ia mengoordinasikan TNI, Polri, BIN, serta kementerian terkait dalam menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan nasional.
Penganugerahan bintang empat kepadanya memperkuat legitimasi simbolik sekaligus mengukuhkan perannya sebagai figur sentral di bidang pertahanan dan keamanan.

Berbeda dengan Djamari, Ahmad Dofiri berasal dari jalur kepolisian. Kariernya panjang, pernah menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, hingga kemudian dipercaya sebagai Penasihat Presiden. Rekam jejaknya di bidang intelijen dan keamanan dalam negeri dinilai cemerlang.
Pemberian gelar Jenderal Kehormatan menjadi penghargaan atas pengabdiannya selama puluhan tahun sekaligus memperkuat peran strategisnya di lingkaran istana.

Upacara penganugerahan berlangsung khidmat dengan kehadiran pejabat tinggi negara, jajaran TNI-Polri, para menteri, serta tokoh masyarakat. Presiden Prabowo secara langsung menyematkan tanda pangkat di pundak Djamari dan Dofiri. Setelah itu, keduanya memberi hormat dan menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima.
Momen ini bukan hanya seremoni, tetapi juga simbol arah politik Prabowo yang menekankan loyalitas, dedikasi, dan pengabdian terhadap negara.

Dalam sambutannya, Prabowo mengingatkan bahwa gelar kehormatan ini bukan sekadar kebanggaan pribadi. “Gelar ini adalah amanah yang harus dijaga. Kita menghormati tokoh-tokoh yang berjuang dan berkontribusi luar biasa bagi bangsa,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya soliditas antarlembaga negara dalam menghadapi tantangan domestik maupun global.

Keputusan Prabowo menuai apresiasi dari sejumlah kalangan. Pengamat menilai gelar ini memperkuat legitimasi Djamari dalam mengoordinasikan aparat keamanan, sementara Ahmad Dofiri lebih percaya diri memberi masukan strategis kepada Presiden. Publik melihat langkah ini sebagai penegasan bahwa pemerintahan Prabowo menempatkan pertahanan dan keamanan sejajar dengan pembangunan ekonomi.

Penganugerahan pangkat kehormatan telah menjadi tradisi di Indonesia. Beberapa presiden dan tokoh sipil sebelumnya juga pernah menerimanya sebagai bentuk penghargaan negara atas kontribusi besar terhadap pertahanan dan keamanan. Dengan masuknya nama Djamari dan Dofiri, daftar tokoh penerima gelar ini semakin panjang, memperlihatkan pentingnya penghormatan lintas latar belakang—baik sipil, akademisi, maupun aparat.

Selain sebagai penghargaan, penganugerahan ini sarat makna politik. Kedua tokoh kini memiliki legitimasi moral sekaligus simbolik yang memperkuat soliditas internal kabinet. Prabowo tampak menegaskan gaya kepemimpinannya: merangkul tokoh yang memiliki loyalitas, rekam jejak profesional, serta kontribusi nyata bagi bangsa.

Pemberian gelar Jenderal Kehormatan kepada Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri menandai babak baru kiprah keduanya di panggung nasional. Gelar ini bukan hanya penghargaan, melainkan amanah besar untuk menjaga integritas, memperkuat pertahanan, serta memastikan keutuhan NKRI. Dengan bintang empat di pundak, keduanya kini berdiri sebagai Jenderal Kehormatan Republik Indonesia, simbol loyalitas dan pengabdian yang diakui negara.

Firman Marlon

Next Post
Ilustrasi Korupsi dana haji

Syarif Hamzah Asyathry, Petinggi Ormas yang Diduga Mengetahui Aliran Uang Korupsi Haji

Recommended.

Erick Thohir Batalkan Proyek Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta

Erick Thohir Batalkan Proyek Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta

5 November 2024
Prabowo Berdiri dari Mobil Kepresidenan, Disambut Antusias Warga di Monas. (Ist)

Rayakan HUT TNI, Presiden Prabowo Sapa Antusiasme Rakyat di Sekitar Monas

6 Oktober 2025

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version