Watersport Segera Hadir di Kuta Beach Park, Mandalika Perkuat Daya Saing Wisata Bahari

Kegiatan olahraga air yang akan hadir di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi NTB

KabarIndonesia.id — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap menghadirkan atraksi wisata baru berupa aktivitas watersport di area Kuta Beach Park (KBP). Kehadiran atraksi tersebut diharapkan menjadi pemantik peningkatan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan di sektor sport tourism dan wisata bahari.

“Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan ITDC untuk memperkuat daya tarik kawasan melalui pengalaman wisata berbasis aktivitas (experience-based tourism), khususnya dalam mendukung pengembangan wisata olahraga dan bahari,” ujar General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho dalam keterangan tertulis di Mataram, Kamis (5/6).

Peluncuran atraksi wisata air ini ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan PT Ocean Addict Lombok Indonesia. Ruang kerja sama meliputi pemanfaatan area Beach Facility RR 2 di kawasan Kuta Beach Park, yang akan menjadi lokasi utama aktivitas wisata air tersebut.

Menurut Wahyu, kehadiran watersport bukan sekadar atraksi tambahan, melainkan langkah strategis untuk menarik investasi dan minat wisatawan terhadap kegiatan berbasis petualangan air. “Aktivitas ini menandai The Mandalika sebagai magnet investasi di bidang sport tourism,” ungkapnya.

Ragam aktivitas yang ditawarkan bersifat non-motorized dan ramah lingkungan. Wisatawan akan dapat menikmati olahraga air seperti stand-up paddle boarding, surfing, kiteboarding, hingga windwing. Seluruh kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam, tanpa menimbulkan gangguan ekologis.

Inisiatif ini tidak hanya memperluas pilihan hiburan bagi pelancong, tetapi juga diperkirakan mampu meningkatkan durasi tinggal (length of stay) wisatawan di kawasan Mandalika. Dengan meningkatnya aktivitas wisata, diharapkan terjadi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal serta pelaku UMKM di sekitar wilayah destinasi.

Kerja sama antara ITDC dan PT Ocean Addict Lombok Indonesia akan berlangsung selama lima tahun, dimulai pada Juni 2025 hingga Mei 2030. Selama periode tersebut, evaluasi berkala akan dilakukan setiap enam bulan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan dengan visi besar pengembangan kawasan.

“Kami berkomitmen mengembangkan Mandalika sebagai kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya pengalaman. Kawasan ini tidak sekadar dibangun untuk dikunjungi, melainkan untuk dinikmati, dijelajahi, dan menjadi ruang tumbuh bersama bagi wisatawan dan masyarakat lokal,” pungkas Wahyu.

Dengan tambahan atraksi ini, Mandalika terus memperkuat identitasnya sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination, destinasi yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata berkelanjutan dalam satu lanskap yang berkelas dunia.