News  

KontraS Bantah Isu Mata Andrie Yunus Dicangkok

KontraS Bantah Isu Mata Andrie Yunus Dicangkok
Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina saat memberikan keterangan pers (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) membantah kabar yang beredar di media sosial terkait kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang disebut telah menjalani pencangkokan mata setelah menjadi korban penyiraman air keras. KontraS menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina menyampaikan bahwa saat ini Andrie Yunus masih menjalani perawatan intensif di High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, sejak menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3/2026) malam.

“Korban sedang ada di ruang high care unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya,” kata Jane saat ditemui di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Senin.

Menurut Jane, proses pemulihan Andrie Yunus diperkirakan akan memerlukan waktu cukup panjang. Ia mencontohkan penanganan kasus serupa yang pernah dialami mantan penyidik KPK Novel Baswedan, yang membutuhkan waktu pemulihan hingga berbulan-bulan.

“Kami juga tidak dapat mengkonfirmasi berapa lamanya karena memang waktunya cukup panjang, berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan,” ujarnya.

Penanganan Awal Inflamasi Mata

Jane menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan penanganan medis awal terhadap dampak paparan cairan asam yang mengenai tubuh korban, terutama pada organ penglihatan.

“Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari adanya paparan cairan air keras atau dalam hal ini cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus,” jelasnya.

Meski demikian, pihak KontraS belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi medis korban karena informasi tersebut berada dalam kewenangan rumah sakit.

KontraS Bantah Isu Pencangkokan Mata

Jane juga menegaskan bahwa kabar yang menyebut mata Andrie Yunus dicangkok tidak sesuai dengan fakta medis yang ada.

“Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah, kami dari KontraS mengkonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Andrie Yunus kemungkinan akan menjalani sejumlah tindakan medis lanjutan, tidak hanya berkaitan dengan mata, tetapi juga pada bagian tubuh lain yang terkena cairan asam.

Namun demikian, pernyataan resmi terkait perkembangan kondisi kesehatan korban nantinya akan disampaikan langsung oleh pihak rumah sakit.

“Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis tidak hanya berkaitan dengan mata saja, berkaitan dengan kulit dan lain sebagainya tapi itu nanti jawabannya akan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit,” ujarnya.