KabarIndonesia.id — Nilai neraca perdagangan Indonesia tahun 2022 surplus sebesar 54,46 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).
Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan mengungkapkan, capaian ini merupakan surplus terbesar yang pernah dialami Indonesia selama ini.
“Saya bersyukur, surplus neraca perdagangan 2022 sebesar 54,46 miliar Dolar AS merupakan rekor terbesar selama ini,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, dikutip dari laman Kementerian Perdagangan (Kemendag), Rabu (18/01).
Ia menambahkan, surplus ditopang oleh nilai Ekspor 2022 yang juga mengalami peningkatan. Tercatat ekspor Indonesia Tahun 2022 sebesar Rp291,98 miliar atau meningkat 26,07 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY).
“Peningkatan ekspor tersebut ditopang penguatan ekspor sektor nonmigas yang naik 25,80 persen (YoY) menjadi 275,96 miliar Dolar AS dan ekspor sektor migas yang naik 30,82 persen (YoY) menjadi sebesar 16,02 miliar Dolar AS,” kata Mendag.
Zulkifli mengatakan, pada Desember 2022, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan sebesar 3,89 miliar Dolar AS. Surplus ini masih melanjutkan tren surplus bulanan ke-32 secara beruntun sejak Mei 2020. Sedangkan nilai ekspor mencapai 23,83 miliar Dolar AS atau meningkat 6,58 persen year on year.
“Surplus perdagangan tersebut disumbang oleh beberapa negara mitra dagang utama Indonesia. Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai sebesar 1,11 miliar Dolar AS, diikuti India sebesar 0,98 miliar Dolar AS, dan Filipina sebesar 0,87 miliar Dolar AS,” pungkasnya.












