• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Efek Diskon Listrik 2025, Inflasi Januari 2026 Naik 3,55 Persen

by Gusti Ridani
2 Februari 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Peningkatan tersebut memicu fenomena low base effect akibat kebijakan diskon tarif listrik yang diberlakukan pemerintah pada awal tahun 2025.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan inflasi tahunan Januari 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,75 terjadi karena posisi IHK Januari 2025 berada di bawah tren normal.

“Pada bulan Januari dan Februari tahun 2025, pemerintah menerapkan kebijakan diskon tarif listrik yang tentunya ini akan menekan IHK Januari dan Februari tahun 2025,” kata Ateng Hartono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, stimulus ekonomi berupa diskon tarif listrik tersebut tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga memicu deflasi pada Januari dan Februari 2025.

BPS mencatat pada bulan Januari 2025 terjadi deflasi secara bulanan dan tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 0,76 persen, serta inflasi tahunan sebesar 0,76 persen yoy dengan IHK sebesar 105,99.

Sementara itu, pada Februari 2025 kembali terjadi deflasi, yakni sebesar 0,48 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), deflasi tahun kalender sebesar 1,24 persen ytd, serta deflasi tahunan sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 105,48.

Ateng menyebut kondisi inflasi yang sangat rendah pada Januari 2025 membuat inflasi Januari 2026 terlihat melonjak, terutama pada kelompok pengeluaran Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga.

“Dengan demikian, ketika inflasi inflasi tahun ke tahunnya atau year-on-year-nya dilakukan pada periode yang sama di (Januari) tahun 2026, maka basis pembandingnya (di Januari 2025) relatif rendah,” ujarnya.

Ia memproyeksikan dampak low base effect tersebut masih akan terasa hingga Februari 2026. Hal itu sejalan dengan kondisi Februari 2025 yang juga mencatat deflasi baik secara bulanan, tahunan, maupun tahun kalender.

Meski demikian, Ateng menegaskan dampak tersebut bersifat sementara dan tidak akan mempengaruhi tren inflasi pada bulan-bulan berikutnya.

Ia optimistis inflasi tahunan akan kembali ke level normal pada Maret atau April 2026, selama tidak ada kebijakan pemerintah yang berdampak signifikan terhadap harga komoditas.

“Pada bulan Maret ataupun April (2026) jangan terkejut pada saat nanti inflasinya akan kembali ke normal karena sudah kembali lagi low base effect ke harga tataran normalnya,” katanya.

Tags: BPSDiskon LIstrikDiskon Tarif ListrikInflasiInflasi 2026

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI untuk Atasi Masalah Sampah

Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI untuk Atasi Masalah Sampah

Recommended.

OJK Siapkan Langkah Lanjutan Respons Masukan MSCI soal Free Float Saham

OJK Siapkan Langkah Lanjutan Respons Masukan MSCI soal Free Float Saham

29 Januari 2026
Istimewa - Serangan Iran Hancurkan Sejumlah Bangunan di Israel

Presiden Iran Nyatakan Siap Berdialog dengan AS, Soroti Stabilitas Kawasan dan Hak Rakyat

25 Juni 2025

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version