• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Cegah Kanker Serviks dari Hulu, Kemenkes Siapkan Imunisasi HPV untuk Anak Laki-laki

by Gusti Ridani
16 Februari 2026
Home Gaya Hidup Kesehatan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Upaya menekan kanker serviks di Indonesia akan naik level. Pemerintah berencana memperluas vaksinasi HPV tidak hanya untuk perempuan, tetapi juga anak laki-laki.

Mulai tahun 2027, bocah usia 11 tahun akan masuk daftar penerima imunisasi sebagai bagian strategi memutus rantai penularan virus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan kebijakan itu disiapkan karena laki-laki dapat menjadi pembawa virus Human Papillomavirus (HPV), meski tidak mengidap kanker serviks.

“Pada tahun 2027, kita akan mulai menjadi laki-laki usia 11 tahun. Meskipun mereka tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi bisa menularkan penyakit (membawa penyakitnya ke pasangan),” kata Menkes pada kampanye peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).

“Mereka mungkin tidak akan kena kanker serviks, tetapi bisa menjadi pembawa. Oleh karena itu, kita ingin mengakselerasi pencegahan kanker serviks dengan kampanye vaksin HPV yang masif,” sambungnya.

Skrining dan Vaksinasi 

Menurut Budi, saat ini terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia yang mampu melayani skrining kanker.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menargetkan dalam lima tahun ke depan sebanyak 40 juta perempuan dapat menjalani deteksi dini.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin bagi perempuan usia di atas 30 tahun.

“Jika kita bisa menemukan mereka, maka bisa ditangani sedini mungkin karena kanker itu bisa disembuhkan.Tetapi, harus dideteksi dini,” tegas Menkes.

Kanker serviks sendiri merupakan penyebab kematian nomor dua pada perempuan setelah kanker payudara.

Sejak tahun 2023 pemerintah menjalankan program nasional vaksin HPV dengan target 2,1 juta anak perempuan usia 11 tahun.

“Target kita 2,1 juta perempuan usia 11 tahun, dan dalam tiga tahun, kita telah mencapai 1,9 juta perempuan yang telah dideteksi dini kanker. Jadi, saya senang karena ini menjadi target yang ingin saya lihat,” ucapnya.

Tahap berikutnya: usia remaja dan dewasa muda

Pemerintah menargetkan perempuan usia 15 tahun yang belum sempat menerima vaksin pada usia 11 tahun, serta menyiapkan skema lanjutan bagi perempuan usia 21 tahun.

“Tetapi yang jelas pada tahun 2027, kita akan imunisasi anak laki-laki hingga usia 11 tahun. Sehingga diharapkan angka kanker serviks di Indonesia bisa turun,” tutupnya.

Dengan langkah ini, strategi pencegahan berubah dari hanya melindungi individu menjadi memutus rantai penularan, karena dalam epidemiologi, terkadang perlindungan terbaik justru datang dari lingkaran terdekat.

Tags: Imunisasi HPVKanker ServikskemenkesVaksin HPV

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Berawal dari ART, Kasus Narkoba Seret Mantan Kapolres Bima Kota

Berawal dari ART, Kasus Narkoba Seret Mantan Kapolres Bima Kota

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Jokowi Resmikan Tower Baru RSUD Soedarso

30 Desember 2023
Khofifah Dorong Penguatan Ekosistem Halal untuk Perluas Daya Saing UMKM

Khofifah Dorong Penguatan Ekosistem Halal untuk Perluas Daya Saing UMKM

6 Juni 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version