• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 21–26 Januari, Ini Daftar Wilayah Terdampak

by Gusti Ridani
21 Januari 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peningkatan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 21 hingga 26 Januari 2026.

Kondisi ini dipicu kombinasi gangguan atmosfer yang memicu hujan lebat disertai kilat dan angin kencang, khususnya di wilayah selatan Indonesia.

BMKG mencatat wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan menjelang akhir Januari.

Dampak cuaca ekstrem tersebut berisiko menimbulkan banjir, tanah longsor, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan dinamika atmosfer yang berkembang saat ini mendorong pertumbuhan awan konvektif secara signifikan di wilayah terdampak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang akhir Januari ini. Dinamika atmosfer saat ini memang menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Indonesia, namun dengan kesiapsiagaan yang baik dan terus menyampaikan informasi resmi dari BMKG, kita dapat meminimalisir risiko bencana,” kata Faisal dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan terdapat sejumlah faktor teknis yang mempengaruhi kondisi cuaca dalam sepekan ke depan.

Salah satunya adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam serta tekanan udara 1001 hPa.

“Pergerakan sistem 97S ke arah barat dapat memicu penguatan pertemuan serta kebocoran angin dari pesisir barat Sumatera hingga Nusa Tenggara, yang dapat memicu peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan,” ujar Andri.

Selain itu, BMKG mencatat penguatan Monsun Asia hingga 23 Januari 2026 yang disertai seruakan udara dingin (cold surge) dari daratan Asia.

Fenomena ini meningkatkan kecepatan angin di Laut Cina Selatan dan mendorong pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah selatan khatulistiwa.

Aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, serta Gelombang Kelvin, yang didukung nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif, turut memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus.

Kondisi tersebut diperparah oleh kelembapan udara tinggi pada lapisan bawah hingga menengah atmosfer, sehingga menciptakan labilitas atmosfer yang mendukung proses konvektif skala lokal.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi secara bergantian di berbagai wilayah Indonesia.

Pada 21 Januari, cuaca ekstrem berpotensi melanda Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Memasuki 22 Januari, potensi serupa masih membayangi Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. Kondisi ini diperkirakan berlanjut pada tanggal 23 Januari di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT.

Selanjutnya, intensitas cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tanggal 24 Januari. Sementara itu, wilayah Bali, NTB, dan NTT berpotensi mengalami peningkatan curah hujan pada periode 25 hingga 26 Januari 2026.

BMKG menegaskan dinamika cuaca bersifat sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan atmosfer terkini.

Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam merencanakan aktivitas luar ruang serta perjalanan darat, laut, dan udara.

“Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca darat, laut, dan udara melalui aplikasi InfoBMKG, laman http://www.bmkg.go.id, dan media sosial resmi @infobmkg, yang diperbarui secara berkala berdasarkan analisis dan data meteorologi terbaru,” pungkas Andri.

Tags: BMKGCuaca BurukCuaca EkstremInformasi Cuacaprakiraan cuaca

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Usai Evaluasi Kinerja, Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

32 Ribu Pegawai SPPG Dilantik Jadi PPPK Mulai 1 Februari 2026

Recommended.

Foto dari udara tambang nikel di Raja Ampat

Lima Perusahaan Tambang Beroperasi di Raja Ampat, Papua Barat Daya

8 Juni 2025
Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo Dapat Remisi 9 Bulan, Bukan Kali Pertama

Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo Dapat Remisi 9 Bulan, Bukan Kali Pertama

20 Agustus 2025

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version