Setelah Hari TNI, Kapolri Bakal Diganti? Begini Analisisnya

Kapolri Marah Usai Remaja 14 Tahun di Tual Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob
Kapolri Jenderal Polisi Drs. LIstyo Sigit Prabowo (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kian menguat, dengan prediksi pencopotan yang disebut-sebut bakal terjadi dalam waktu dekat.

Pengamat politik dan militer, Selamat Ginting, memperkirakan Presiden Prabowo Subianto akan mengambil langkah itu pada Oktober mendatang. “Saya memang memperkirakan bahwa Kapolri Listyo Sigit Prabowo akan diganti pada Oktober, paling tidak setelah 5 Oktober, bertepatan dengan Hari TNI,” ujar Selamat Ginting dalam diskusi di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (17/9/2025).

Menurutnya, kondisi Jakarta yang masih belum sepenuhnya stabil menjadi indikator utama. “Di Jakarta, situasi masih belum stabil. Salah satu tanda, kendaraan tempur masih berjaga di kawasan Monas. Ini menunjukkan status siaga 1 masih berlaku,” ungkapnya.

Selamat menilai, hampir lima tahun menjabat, Listyo Sigit dianggap gagal menjaga kendali atas situasi keamanan maupun konsolidasi loyalitas di tubuh Polri. “Listyo Sigit gagal mengendalikan para jenderal dalam meredam situasi kamtibmas. Ketika loyalitas anak buah tidak lagi tegak lurus dan mulai bercabang akibat rumor pergantian, kondisi mereka ibarat perahu karam yang berusaha menyelamatkan diri,” jelasnya.

Mengenai figur pengganti, Selamat Ginting meyakini Presiden Prabowo akan menunjuk sosok senior, kemungkinan dari angkatan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. Nama yang paling mencuat ialah Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

“Kalau Dedi Prasetyo yang dipilih, kemungkinan ia hanya akan menjabat sekitar satu tahun, mengingat masa pensiun angkatan 1990 jatuh tahun depan,” paparnya.

Meski demikian, ia menegaskan keputusan sepenuhnya tetap berada di tangan Presiden Prabowo.