News  

Libatkan 13 Kapal, Pencarian 3 WNA Spanyol di Labuan Bajo Diperpanjang

Libatkan 13 Kapal, Pencarian 3 WNA Spanyol di Labuan Bajo Diperpanjang
Basarnas memperpanjang operasi pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Upaya pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlanjut. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tiga hari ke depan.

Perpanjangan operasi pencarian ini berlaku mulai 2 hingga 4 Januari 2026, setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan pada Kamis sore, 1 Januari 2026.

“Berdasarkan hasil evaluasi sore ini, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan dan memaksimalkan upaya pencarian selama tiga hari ke depan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Fathur menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, operasi pencarian dan pertolongan pada dasarnya dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut. Namun, operasi dapat diperpanjang apabila masih terdapat peluang atau tanda-tanda korban dapat ditemukan.

“Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini,” jelasnya.

Pada hari ketujuh operasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan kekuatan maksimal dengan melibatkan 13 kapal untuk melakukan penyisiran intensif di area pencarian sepanjang hari. Selain itu, Polairud Polda NTT turut menurunkan peralatan pendukung berupa sonar dan hidronav guna membantu pencarian di bawah permukaan laut. Meski demikian, hingga evaluasi dilakukan, ketiga korban belum berhasil ditemukan.

Basarnas juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Spanyol. Dukungan tersebut disampaikan melalui surat resmi dari Duta Besar Spanyol untuk Indonesia tertanggal 31 Desember 2025, yang berisi harapan agar upaya pencarian terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Perpanjangan operasi ini menjadi bentuk komitmen Tim SAR Gabungan untuk terus berjuang menemukan para korban, meski dihadapkan pada tantangan medan dan kondisi perairan yang tidak mudah.

Exit mobile version