• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Dunia Terancam Krisis Pangan, DPR Ungkap 3 Langkah Kunci Selamatkan Indonesia

by Gusti
29 Maret 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Ancaman krisis pangan global kian nyata di tengah konflik geopolitik dunia. DPR RI mengingatkan Indonesia harus bersiap menghadapi penurunan harga dan pasokan pangan, sekaligus memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menilai antara konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta perang Rusia–Ukraina, telah mengganggu keseimbangan pangan dunia dan memperbesar risiko kelangkaan global.

“Dunia gagal mengatur perputaran pangan global. Ketidakpastian meningkat sehingga negara cenderung menahan stok pangan untuk kepentingan domestik,” ujar Riyono dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut membuat harga pangan dunia melonjak, ketersediaan menurun, dan permintaan meningkat tajam. Bahkan sekitar 1 miliar penduduk dunia kini terancam kelaparan.

Target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin kedua untuk mengakhiri kelaparan pada tahun 2030 juga dinilai terancam gagal, menyusul perubahan drastis dalam peta pangan global.

Menurut Riyono, pangan kini tidak lagi sekedar kebutuhan dasar, melainkan telah berubah menjadi instrumen politik global yang dapat mempengaruhi bahkan menekan negara lain.

“Pangan dan energi menjadi senjata untuk menguasai suatu negara, sementara petani sebagai produsen utama tetap berada dalam kondisi rentan,” jelasnya.

Untuk menghadapi situasi tersebut, DPR mengusulkan tiga langkah strategi agar Indonesia mampu bertahan dari ancaman krisis pangan global.

Pertama, menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional sebagai landasan utama kelangsungan pangan. Riyono menyebut, stok beras nasional yang telah mencapai sekitar 4 juta ton harus dikelola dengan baik, baik dari sisi kualitas maupun distribusi.

Kedua, memperkuat perlindungan terhadap petani sebagai produsen pangan utama. Hal ini dilakukan melalui kebijakan harga yang menguntungkan, serta perlindungan tambahan seperti asuransi hasil pertanian, terutama menghadapi risiko kemarau panjang.

Ketiga, menjaga anggaran sektor pertanian dan perikanan agar tidak mengalami pemangkasan. Riyono menegaskan anggaran sekitar Rp60 triliun harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan jika diperlukan, guna memperkuat ketahanan pangan.

“Negara harus memastikan pangan tetap tersedia dan terjangkau, hingga masyarakat di desa dan wilayah terluar,” tegasnya.

DPR menilai, langkah-langkah tersebut menjadi kunci untuk melindungi Indonesia dari dampak krisis global, sekaligus memastikan masyarakat tidak terkena dampak pangan akibat situasi internasional yang tidak disebutkan.

Tags: Anggota DPR RIDukung Ketahanan PanganKeamanan Panganketahanan pangan IndonesiaPerang Timur TengahStok beras nasional

Gusti

Next Post
Arus Balik Tol Trans Jawa Melandai, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Arus Balik Tol Trans Jawa Melandai, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Recommended.

Tiba di Sumbar, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau 3 Wilayah Terdampak Bencana

Tiba di Sumbar, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau 3 Wilayah Terdampak Bencana

18 Desember 2025
Jakarta Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Jakarta Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama dan Solidaritas untuk Korban Bencana

31 Desember 2025

Subscribe.

Trending.

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Apple
  • Applications
  • Computers
  • Gaming
  • Gear
    • Audio
    • Camera
    • Smartphone
  • Microsoft
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version