KabarIndonesia.id — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai mengintensifkan persiapan menghadapi arus mudik Idulfitri. Salah satunya dengan memperketat ramp check atau uji kelaikan moda transportasi, seiring pelaksanaan Mudik Gratis Lebaran 2026 yang menyiapkan 401 bus menuju 34 kota tujuan di sejumlah provinsi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pemeriksaan kelaikan sarana dan prasarana dilakukan agar mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan berkeselamatan.
“Kami melakukan ramp check atau uji kelaikan persiapan sarana prasarana yang berkaitan dengan moda transportasi baik darat, laut, udara, serta kereta api,” ujar Menhub dlaam keterangan resminya, dikutip Kamis (12/2/2026).
Tak hanya kendaraan, Kemenhub juga memeriksa kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk jalan tol dan jalan arteri nasional yang biasa dilalui kendaraan pengangkut pemudik.
“Ini kami koordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar masyarakat di kedua jalan tersebut dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” beber Menhub.
Koordinasi Lintas Instansi untuk Pengaturan Angkutan Mudik
Kemenhub juga berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga guna menyiapkan pengaturan angkutan selama masa mudik.
Pemerintah, kata dia, berupaya membantu masyarakat agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib, antara lain melalui kebijakan diskon tarif layanan transportasi serta program mudik gratis.
Dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026, Kemenhub menyiapkan 401 bus menuju 34 kota tujuan di sembilan provinsi.
Selain itu, kementerian juga akan memfasilitasi 50.000 penumpang melalui layanan angkutan laut serta 28.182 penumpang melalui layanan kereta api.
“Sejalan dengan Program Mudik Gratis, kegiatan ramp check juga terus dilakukan,” kata Menhub.
Pemerintah Tetapkan Hari Kerja untuk Memudahkan Perencanaan Mudik
Untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan jelang hari besar keagamaan, Menhub menyampaikan kepada pemerintah juga menetapkan hari kerja bagi aparatur sipil negara dan pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2025.












