• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

OPINI: Fenomena “Mas Bahlil Ganteng” dan Kedewasaan Menghadapi Ruang Digital

by Gusti Ridani
3 Juni 2026
Home Opini
Share ke FBShare ke XShare di WA

Oleh: Dr. Drg. Muh. Arief Rosyid, M.KM

KabarIndonesia.id — Minggu-minggu ini, linimasa kita diserbu oleh sebuah jingle yang susah pergi dari kepala. “MBG, Mas Bahlil Ganteng. Buah apa yang paling manis? Buahlil. Tambah ganteng aja, my little bolu ketan…”

Saya ikut menikmati fenomena ini dengan senyum. Tapi saya juga ingin membacanya sedikit lebih dalam.

Ipang Wahid, pakar komunikasi politik yang sudah malang melintang di hampir semua pemilu langsung Indonesia, menuliskan sebuah catatan penting tentang fenomena ini. Ia menyebutnya Participatory Culture-kultur internet di mana audiens bukan sekadar menonton, tapi ikut membuat versi mereka sendiri.

Dan menurutnya, inilah kasta viral tertinggi.

“Dulu yang namanya viral itu sekadar awareness tinggi. Tapi di era algoritma sekarang, the real viral adalah netizen akan mulai FOMO ikut bikin versi mereka sendiri.”

Yang membuat saya lebih kagum bukan viralitasnya, melainkan cara Bang Bahlil menghadapinya.

Perlu diingat, lirik MBG lahir dari komentar-komentar yang sejatinya adalah ejekan terhadap penampilan fisiknya. Pada Oktober 2025, saat meme-meme bernada hinaan viral, ada pihak yang membela lalu merespons dengan laporan polisi.

Bang Bahlil justru meredam: “Kalau ada yang meme-meme, sudahlah saya maafkan. Kalau sudah ada yang minta maaf, ya maafkan. Allah saja memaafkan umat-Nya.”

Kali ini pun responnya mengundang senyum. Dari tanah suci Makkah, Bang Bahlil bercerita kepada Raffi Ahmad bahwa setiap pagi ia ditertawakan oleh anaknya sendiri gara-gara lagu ini. “Karena penasaran juga saya. Saya lagi umroh, tapi setiap pagi bangun anak saya aja ketawain saya,” ujarnya sambil tertawa.

Bang Bahlil juga malah penasaran ingin bertemu langsung dengan sang pencipta lagu untuk makan bersama.

Hanya satu pesannya yang serius: “Di era demokrasi, media sosial ini penting. Tapi kalau boleh, kita gunakan dengan terukur. Jangan sampai masuk isu SARA.”

Bagi saya yang mengenal Bang Bahlil dari dekat, ketenangan itu bukan kebetulan. Ia adalah buah dari perjalanan hidup seorang anak kampung dari Banda yang sudah terbiasa menghadapi dunia yang tidak selalu ramah.

Jadi, kepada siapa pun di luar sana yang sedang mengolah komentar netizen menjadi melodi berikutnya, teruslah berkreasi. Ruang digital kita butuh lebih banyak tawa, selama ia lahir dari kecerdasan, bukan dari kebencian.

Tags: Arief RosyidBahlil LahadaliaMenteri ESDMOpini

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG, 3 Eks Pimpinan BGN Ditahan

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG, 3 Eks Pimpinan BGN Ditahan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Catatan Evaluasi Tahun Sidang 2020-2021, KOPEL: 109 Anggota DPR RI Malas ikut Rapat

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman MP, Menerima Penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana Dari Presiden Jokowi

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version