News  

Pemerintah Salurkan Bantuan kepada 354 KK Korban Kebakaran Kemayoran

Pemerintah Salurkan Bantuan kepada 354 KK Korban Kebakaran Kemayoran
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro meninjau langsung posko pengungsian korban kebakaran Kemayoran (Dok : Kemensetneg).

KabarIndonesia.id — Pemerintah bergerak cepat membantu ratusan warga yang terdampak kebakaran di kawasan Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, bantuan darurat mulai disalurkan kepada 354 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro meninjau langsung posko pengungsian korban kebakaran Kemayoran pada Selasa (2/6/2026) malam. Kehadiran pemerintah di lokasi menjadi bentuk perhatian negara sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

“Mendengar musibah ini, Bapak Presiden langsung merespons dengan cepat. Beliau menitipkan pesan dukacita dan keprihatinan yang sangat mendalam kepada para korban beserta keluarga. Untuk memastikan penanganan berjalan baik, Bapak Presiden telah menginstruksikan kami untuk meninjau lapangan secara langsung,” ujar Wamensesneg dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Juri menyerahkan bantuan pemerintah kepada para korban kebakaran. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai dan paket sembako untuk setiap kepala keluarga yang terdampak.

“Bantuan pemerintah itu ada dua, ada dalam bentuk uang dan dalam bentuk sembako, untuk setiap kepala keluarga,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, pemerintah juga melakukan inventarisasi kebutuhan mendesak para pengungsi. Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian adalah pemulihan akses listrik di lokasi pengungsian dan kawasan hunian sementara warga.

Menurut Juri, PT PLN (Persero) telah menyatakan kesiapan untuk segera menyambungkan jaringan listrik guna mendukung aktivitas para korban selama masa pemulihan.

“Pak Dirut [Direktur Utama PLN] tadi bilang akan langsung ditindaklanjuti untuk bisa menyambungkan saluran listrik PLN ke area pengungsian, area pemukiman sementara dari warga yang kena kebakaran,” ujarnya.

Pemerintah saat ini memprioritaskan penanganan darurat dengan memastikan keselamatan warga, ketersediaan logistik, serta layanan dasar bagi para pengungsi. Di saat yang sama, pemerintah pusat juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai pihak terkait untuk menyiapkan langkah lanjutan pascabencana.

Penanganan jangka panjang, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi warga terdampak, menjadi bagian dari agenda yang tengah dibahas bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan korban kebakaran Kemayoran tidak hanya berfokus pada kebutuhan darurat, tetapi juga mencakup upaya pemulihan kehidupan warga secara menyeluruh dan bermartabat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian. Koordinasi yang sigap sangat membantu dalam memastikan kondisi para korban tetap terlayani dan tertangani dengan baik pascakebakaran,” pungkas Wamensesneg Juri Ardiantoro.

Kebakaran yang melanda kawasan Kemayoran tersebut menyebabkan ratusan keluarga harus mengungsi. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi akan terus dipantau dan dipenuhi selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan selesai dilakukan.