• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Tak Cuma APBN, Menkeu Purbaya: Swasta Jadi Kunci Genjot Ekonomi 8 Persen

by Gusti Ridani
22 April 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Pemerintah menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Peran sektor swasta disebut menjadi kunci utama untuk mendorong percepatan perekonomian nasional secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam Simposium PT Sarana Multi Infrastruktur Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

“Jadi kebijakan pemerintah akan kita arahkan juga untuk menghidupkan atau membuat sektor swasta tumbuh dan bisa memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Swasta Kuasai 90 Persen Aktivitas Ekonomi

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 7–8 persen dalam jangka panjang. Untuk mencapai target tersebut, sinergi antara kebijakan fiskal dan kontribusi sektor swasta dinilai krusial.

Menkeu menyebutkan, sekitar 90 persen aktivitas ekonomi nasional berasal dari sektor swasta, sementara belanja pemerintah hanya menyumbangkan sekitar 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kondisi ini membuat pemerintah mendorong kebijakan yang pro-investasi guna memperkuat ekspansi dunia usaha.

Di tengah dampak global akibat konflik geopolitik, gangguan rantai pasok, dan tingginya suku bunga internasional, perekonomian Indonesia dinilai tetap stabil.

Pertumbuhan ekonomi tercatat pada kisaran 5 persen dengan inflasi yang terkendali. Selain itu, defisit APBN juga dijaga di bawah 3 persen terhadap PDB, dengan rasio utang sekitar 40 persen.

“Jadi kondisi kita aman. Defisit terkendali. Buffer cukup. Ini penting, karena di ekonomi modern kredibilitas adalah segalanya,” tegasnya.

Pemerintah juga mencatat tren positif dari sisi penerimaan negara. Pajak dan bea cukai menunjukkan pertumbuhan signifikan, bahkan penerimaan pajak meningkat hingga 30 persen pada dua bulan pertama 2026.

Dengan dukungan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang memadai, pemerintah memiliki ruang fiskal untuk menjaga stabilitas perekonomian, termasuk mengurangi gejolak harga energi global.

Infrastruktur Andalkan Skema Kolaboratif

Dalam infrastruktur pembangunan, pemerintah menekankan pentingnya selektivitas proyek, dengan memprioritaskan proyek yang memiliki dampak ekonomi tinggi dan efek berganda besar.

APBN diposisikan sebagai katalis untuk menarik investasi swasta melalui skema pembiayaan campuran (blended finance) dan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (PPP).

“APBN tidak cukup dan memang tidak dirancang untuk membiayai seluruh pembangunan di Indonesia,” jelas Menkeu.

Melalui strategi ini, pemerintah berharap kolaborasi antara sektor publik dan swasta mampu mempercepat pembangunan sekaligus menjaga ekosistem fiskal nasional.

Tags: APBNAPBN 2026Investasi IndonesiaMenkeu PurbayaPertumbuhan EkonomiSektor Sawata

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Jalan Sehat Bareng Muhaimin Iskandar, PKB DKI Perkuat Kebersamaan dan Arah Perjuangan

Jalan Sehat Bareng Muhaimin Iskandar, PKB DKI Perkuat Kebersamaan dan Arah Perjuangan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Pesan Damai Piala Dunia 2022 untuk Dunia

30 Desember 2023
OTT Pegawai Pajak di Tengah Defisit APBN Jadi Momentum Bersih-bersih di Tengah Tekanan

OTT Pegawai Pajak di Tengah Defisit APBN Jadi Momentum Bersih-bersih

13 Januari 2026

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version