• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Pemerintah Siapkan Embung hingga Sawah Baru untuk Antisipasi El Nino Godzilla

by Gusti Ridani
16 Juli 2026
Home Nasional
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Presiden Prabowo Subianto memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman fenomena iklim ekstrem El Nino Godzilla.

Kepastian tersebut mengemuka dalam pertemuan Presiden dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026), yang membahas kondisi stok pangan nasional hingga kesiapan infrastruktur pertanian menghadapi potensi kekeringan berkepanjangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, cadangan beras nasional saat ini berada pada level yang sangat aman. Hingga Juni 2026, stok beras pemerintah tercatat mencapai sekitar 5,2 juta ton, belum termasuk cadangan yang berada di rumah tangga, hotel, restoran, dan sektor lainnya.

“Kemudian beras di hotel, rumah, restoran, itu kurang lebih 12,5 juta ton. Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April. Juli sampai April itu 10 bulan ke depan,” kata Amran usai pertemuan, dikutip Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada ketersediaan stok pangan, tetapi juga memperkuat langkah mitigasi menghadapi dampak El Nino melalui berbagai program pembangunan infrastruktur pertanian.

Pemerintah telah menyiapkan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, hingga pencetakan sawah baru guna menjaga produktivitas pertanian nasional.

“Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, kemudian sumur dalam, kemudian pompanisasi, opla optimalisasi lahan, yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali, jadi dua kali dan tiga kali. Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi, insyaallah untuk pangan aman,” jelasnya.

Selain sektor tanaman pangan, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas harga komoditas peternakan, khususnya telur dan daging ayam. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Amran mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Kepala BGN untuk meningkatkan konsumsi telur dan ayam dalam program-program pemerintah guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat peternak.

“Kami langsung telpon kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali termasuk ayam, sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua,” tuturnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mempercepat program hilirisasi sektor pertanian, khususnya pada komoditas hortikultura dan perkebunan seperti kopi, kelapa, serta tebu. Program tersebut menjadi bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah produk pertanian dalam negeri.

Amran mengatakan pemerintah akan melanjutkan berbagai program bantuan langsung kepada petani di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Papua yang menjadi salah satu fokus pengembangan sektor pertanian nasional.

“Kami sudah lakukan bersama teman-teman di 2025, kita lanjutkan 2026 dan 2027. Total luasan untuk petani itu adalah 870 ribu hektare, termasuk tanah Papua, seluruh kabupaten di Papua,” jelasnya.

Pemerintah juga menggelontorkan anggaran besar untuk mendukung pembangunan pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian, pengembangan lahan sawah, hingga program cetak sawah baru.

“Kami berikan bantuan di sana tahun ini Rp3,2 triliun, tahun lalu Rp2 triliun, totalnya Rp5,5 triliun lebih. Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan ini lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat. Dan ini bantuan, hibah, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah, termasuk Papua Barat dan lain-lain. Ini kita tambah,” pungkasnya.

Dengan cadangan beras yang dinilai mencukupi hingga 10 bulan ke depan serta berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga meski menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan lebih kuat pada tahun ini.

Tags: cadangan panganEl NinoEl Nino GodzillaMentan AmranMenteri PertanianMenteri Pertanian Andi Amran Sulaimanpangan Indonesia 2026

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Gangguan Pembangkit hingga Pasokan Batu Bara, DPR Minta PLN Transparan ke Publik

Gangguan Pembangkit hingga Pasokan Batu Bara, DPR Minta PLN Transparan ke Publik

Recommended.

OJK, Otoritas Jasa Keuangan

OJK Ungkap Alasan Maraknya Investasi dan Pinjol Ilegal

12 Januari 2024
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Idul Fitri 2026

Bahlil Tanggapi Kabar Prabowo Ingin Bentuk 44 Kementerian

12 September 2024

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version