• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Menkeu Purbaya Bawa Pulang Dukungan China untuk Panda Bond Indonesia

by Gusti Ridani
19 Juni 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Pemerintah Indonesia selangkah lebih dekat merealisasikan penerbitan perdana Panda Bond setelah memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah China dan People’s Bank of China (PBOC). Dukungan tersebut diperoleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rangkaian kunjungan kerja selama dua hari di Beijing yang juga bertujuan memperkuat kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Menkeu bertemu dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta sejumlah investor untuk membahas perluasan sumber pembiayaan pembangunan nasional.

“Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat,” ujar Menkeu di Beijing pada Jumat (19/6/2026).

Salah satu hasil utama pertemuan tersebut adalah komitmen Pemerintah China dan PBOC untuk mendukung proses penerbitan Panda Bond Indonesia di pasar keuangan domestik China.

Panda Bond merupakan instrumen surat utang yang diterbitkan di pasar keuangan China menggunakan mata uang yuan. Instrumen ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperluas sumber pendanaan pembangunan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu mata uang tertentu.

“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” kata Menkeu.

Menurut Purbaya, penerbitan Panda Bond sejalan dengan strategi diversifikasi pembiayaan pemerintah di tengah dinamika ekonomi global.

Selain itu, langkah tersebut juga memperkuat kerja sama keuangan antara Indonesia dan China yang selama ini telah terjalin melalui transaksi mata uang lokal.

“Kita ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang sudah terjalin antara Indonesia dan China,” ujar sang Bendahara Negara.

Ia menilai respons positif yang diberikan pemerintah dan investor China mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

“Diskusi dengan mereka sangat konstruktif dan menunjukkan bahwa kepercayaan China terhadap Indonesia sangat baik. Kedua negara sama-sama memiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat,” kata Menkeu.

Dalam berbagai pertemuan tersebut, Purbaya juga memaparkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap solid meski menghadapi tantangan ekonomi global.

Pemerintah, kata dia, terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan iklim investasi dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha.

“Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa isu yang menjadi perhatian investor sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah sesuai arahan Presiden untuk menciptakan iklim investasi yang semakin baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu menegaskan bahwa Indonesia tetap menerapkan prinsip non-alignment atau tidak berpihak pada blok geopolitik tertentu dalam menjalin kerja sama ekonomi dan investasi.

Pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi berbagai negara untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional, termasuk China, Amerika Serikat, Singapura, negara-negara Eropa, dan mitra strategis lainnya.

“Kita menerapkan prinsip non-alignment. Semakin banyak negara yang berinvestasi dan mendukung pembangunan Indonesia tentu semakin baik. China merupakan salah satu mitra penting, tetapi kita juga terus membuka peluang kerja sama dengan Amerika Serikat, Singapura, Eropa, dan negara-negara lainnya,” pungkas Menkeu.

Dukungan terhadap penerbitan Panda Bond dinilai menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah memperkuat ketahanan fiskal sekaligus memperluas akses pembiayaan pembangunan melalui pasar keuangan global yang semakin beragam.

Tags: Menkeu PurbayaMenkeu RIPanda Bond IndonesiaSurat utang indonesia

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Pemerintah Siapkan Embung hingga Sawah Baru untuk Antisipasi El Nino Godzilla

Pemerintah Siapkan Embung hingga Sawah Baru untuk Antisipasi El Nino Godzilla

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Peringati Kemerdekaan, SGC Makassar Bagi-Bagi Masker

30 Desember 2023
Hunian Sementara Danantara untuk Korban Bencana di Aceh Dilengkapi Internet hingga Ruang Komunal

Hunian Sementara Danantara untuk Korban Bencana di Aceh Dilengkapi Internet hingga Ruang Komunal

2 Januari 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version