• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Jokowi Mulai Berkantor di IKN, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

by Firman Marlon
9 September 2024
Home Kabar Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tengah melaksanakan modifikasi cuaca di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 12 September 2024, dengan tujuan utama meminimalisir risiko bencana dan mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur fisik di wilayah tersebut, termasuk pembangunan Bandara VVIP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa tingkat keberhasilan modifikasi cuaca di IKN mencapai 93% sejak dimulai pada 4 Juli hingga 31 Agustus 2024. Meskipun hasil tersebut cukup memuaskan, BMKG tetap memberikan peringatan terkait potensi peningkatan awan hujan yang signifikan di Kalimantan Timur dalam waktu dekat.

“Walaupun angka keberhasilannya tinggi, kami mengingatkan bahwa IKN dan wilayah sekitarnya berpotensi mengalami pertumbuhan awan hujan yang meningkat secara signifikan,” ujar Dwikorita, Senin (9/9/2024).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo diperkirakan mulai berkantor di IKN pada sisa masa jabatannya, yakni mulai 10 September hingga 19 Oktober 2024.

Menurut BMKG, peningkatan pertumbuhan awan hujan dengan kategori tinggi diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur, terutama IKN, selama periode 3-9 September. Wilayah ini juga diproyeksikan memasuki masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan pada September, dengan curah hujan yang diperkirakan mencapai 200 mm dan intensitas di atas rata-rata normal.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, mengungkapkan kekhawatiran atas risiko banjir dan tanah longsor yang meningkat akibat hujan sepanjang tahun. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan curah hujan di area yang berpotensi terkena dampak bencana, seperti banjir dan longsor,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, BMKG bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melaksanakan modifikasi cuaca secara terkoordinasi. Program modifikasi cuaca ini diperpanjang hingga 12 September 2024 guna mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan oleh hujan ekstrem di kawasan IKN.

“Peningkatan intensitas hujan yang signifikan memerlukan perhatian khusus untuk mencegah potensi bencana di masa mendatang,” pungkas Dwikorita.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tengah melaksanakan modifikasi cuaca di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 12 September 2024, dengan tujuan utama meminimalisir risiko bencana dan mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur fisik di wilayah tersebut, termasuk pembangunan Bandara VVIP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa tingkat keberhasilan modifikasi cuaca di IKN mencapai 93% sejak dimulai pada 4 Juli hingga 31 Agustus 2024. Meskipun hasil tersebut cukup memuaskan, BMKG tetap memberikan peringatan terkait potensi peningkatan awan hujan yang signifikan di Kalimantan Timur dalam waktu dekat.

“Walaupun angka keberhasilannya tinggi, kami mengingatkan bahwa IKN dan wilayah sekitarnya berpotensi mengalami pertumbuhan awan hujan yang meningkat secara signifikan,” ujar Dwikorita, Senin (9/9/2024).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo diperkirakan mulai berkantor di IKN pada sisa masa jabatannya, yakni mulai 10 September hingga 19 Oktober 2024.

Menurut BMKG, peningkatan pertumbuhan awan hujan dengan kategori tinggi diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur, terutama IKN, selama periode 3-9 September. Wilayah ini juga diproyeksikan memasuki masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan pada September, dengan curah hujan yang diperkirakan mencapai 200 mm dan intensitas di atas rata-rata normal.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, mengungkapkan kekhawatiran atas risiko banjir dan tanah longsor yang meningkat akibat hujan sepanjang tahun. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan curah hujan di area yang berpotensi terkena dampak bencana, seperti banjir dan longsor,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, BMKG bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melaksanakan modifikasi cuaca secara terkoordinasi. Program modifikasi cuaca ini diperpanjang hingga 12 September 2024 guna mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan oleh hujan ekstrem di kawasan IKN.

“Peningkatan intensitas hujan yang signifikan memerlukan perhatian khusus untuk mencegah potensi bencana di masa mendatang,” pungkas Dwikorita.

Tags: BMKG

Firman Marlon

Next Post
Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi Usai Tuding Gibran Terima Setoran dari Menteri

Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi Usai Tuding Gibran Terima Setoran dari Menteri

Recommended.

Guru Yogyakarta Kembangkan Hasil Karya Siswa SMKN 1 Pandak

Guru Yogyakarta Kembangkan Hasil Karya Siswa SMKN 1 Pandak

5 Juni 2024
Istimewa - Aksi AJI Surabaya di depan gedung Grahadi Surabaya

AJI Serukan Penghormatan terhadap Kebebasan Pers di Tengah Peringatan WPFD 2025

8 Mei 2025

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version