• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Arkeolog Temukan Situs Ritual Kuno Frigia di Turki, Berusia Hampir 3.000 Tahun

by Firman Marlon
8 November 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Tim arkeolog di Turki menemukan situs ritual kuno yang diyakini berasal dari masa Kerajaan Frigia, sekitar 2.600–2.800 tahun lalu, di kota kuno Attouda, dekat Denizli, Turki. Temuan ini membuka wawasan baru tentang penyebaran dan praktik keagamaan bangsa Frigia di wilayah Anatolia barat.

Bangsa Frigia dikenal sebagai peradaban yang berdiri antara tahun 1200–650 SM, dengan Raja Midas sebagai penguasa paling terkenal. Situs yang ditemukan diyakini didedikasikan untuk Dewi Ibu Frigia, Matar — juga dikenal sebagai Cybele atau Kybele — dewi kesuburan dan alam yang kemudian turut disembah oleh bangsa Yunani dan Romawi kuno.

Dalam penggalian tersebut, tim menemukan monumen, gua suci, serta patung batu kembar yang dipersembahkan untuk Dewi Matar. Selain itu, ditemukan pula mangkuk-mangkuk persembahan, sumur, dan saluran batu yang diduga digunakan dalam upacara kesuburan dan panen.

“Selain struktur dan patung batu kembar, kami juga menemukan banyak mangkuk persembahan yang diukir di batu, serta saluran limpasan yang digunakan untuk persembahan biji-bijian dan cairan dalam ritual penghormatan kepada Dewi Matar,” jelas Yilmaz Kolanci dari Universitas Pamukkale, dikutip oleh Arkeolojihaber melalui Turkey Today.

Penemuan ini menunjukkan bahwa pengaruh agama Frigia ternyata menjangkau wilayah yang lebih luas ke barat dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Menurut Lynn Roller, profesor emeritus dari University of California, Davis, yang merupakan ahli Frigia namun tidak terlibat dalam penelitian ini, lokasi penemuan tersebut masuk akal karena Denizli cukup dekat dengan Hierapolis kuno (kini Pamukkale). “Misi Arkeologi Italia yang telah lama bekerja di Hierapolis juga menemukan kuil Frigia kuno di kota itu,” ujarnya kepada Live Science.

Roller menambahkan bahwa situs baru ini memiliki kemiripan dengan tempat suci Frigia lainnya, memperkuat teori tentang keseragaman praktik ritual pemujaan Dewi Ibu di berbagai wilayah Anatolia.

“Tempat suci ini menawarkan bukti langka dan nyata tentang ritual yang dilakukan untuk Dewi Ibu,” ujar Kolanci kepada Anatolian Archaeology. “Temuan ini membentuk kembali pemahaman kita tentang lanskap keagamaan bangsa Frigia.”

Kolanci menegaskan bahwa penelitian masih akan berlanjut, dan hasil lengkap dari penggalian tersebut akan dipublikasikan setelah analisis lebih mendalam selesai dilakukan.

Tags: Arkeolog

Firman Marlon

Next Post
purbaya yudhi sadewa

Purbaya Soroti Serapan Dana Pemerintah di BTN yang Baru Capai 40 Persen, Bakal Lakukan Inspeksi Langsung

Recommended.

Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Ekonomi AS

Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Ekonomi AS

12 Desember 2024
KabarIndonesia.ID

5 Tokoh Kartini Indonesia, Siapa Saja Mereka?

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version