• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Ancaman Perang Timur Tengah Kian Nyata, Iran Tegaskan Siap Membalas

by Gusti Ridani
28 Januari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Ketegangan di Timur Tengah kembali berada di titik didih. Ancaman konflik berskala regional menyusul peringatan keras Hizbullah dan sikap tegas Iran yang menyatakan siap membalas setiap bentuk agresi militer terhadap wilayahnya.

Situasi memanas setelah pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Iran akan dianggap sebagai serangan langsung terhadap kelompoknya.

Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka yang melibatkan banyak aktor kawasan.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya sempat terlihat menarik diri dari opsi intervensi militer langsung.

Meski begitu, Trump tetap menegaskan bahwa langkah tersebut masih memiliki kemungkinan.

Dilansir dari AFP, armada laut Amerika Serikat yang tergabung dalam kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln, termasuk sejumlah kapal perusak berpeluru kendali, telah tiba di kawasan Timur Tengah dan berada dalam jarak serang terhadap Iran.

Kendati begitu, belum ada kepastian apakah potensi serangan lanjutan AS akan kembali memicu gelombang pemancaran besar-besaran di dalam negeri.

Sejumlah negara regional, termasuk Uni Emirat Arab, menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun perairannya digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Namun, keberadaan kapal induk AS di Laut Mediterania dinilai membuat Washington tidak sepenuhnya bergantung pada izin negara ketiga untuk melakukan serangan.

Militer AS juga mengumumkan akan mengadakan latihan di wilayah tersebut selama akhir pekan “untuk menunjukkan kemampuan mengerahkan, menyebarkan, dan mempertahankan kekuatan udara tempur”.

Serangan yang ditanyakan terjadi kali ini diperkirakan tidak lagi fokus pada program nuklir Iran, yang disebut telah terpukul dalam perang 12 hari pada Juni lalu, melainkan menyasar kebijakan politik negara tersebut.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini bertujuan memicu kembali kemarahan masyarakat di tengah merosotnya kondisi ekonomi. Data resmi terbaru mencatat inflasi Iran dalam sebulan terakhir telah mencapai 60 persen.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuding Amerika Serikat berusaha menghancurkan kohesi sosial Iran sebelum melancarkan serangan militer.

Ia menilai Presiden AS Donald Trump sengaja menggambarkan Iran berada dalam kondisi darurat. Menurut Larijani, upaya tersebut merupakan bentuk peperangan tersendiri.

“Para perusuh merupakan kelompok perkotaan dengan karakteristik mirip teroris. Ketika mereka menyerbu pusat militer dan polisi untuk mendapatkan senjata, itu menunjukkan mereka ingin memicu perang saudara. Kali ini, taktik AS adalah memecah kohesi publik terlebih dahulu, baru kemudian melakukan serangan militer,” kata Larijani, dilansir The Guardian.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah laporan yang menyebutkan utusan khusus AS Steve Witkoff tengah menghubungi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk membahas kemungkinan kesepakatan rahasia.

Witkoff mengetahui di balik peningkatan tuntutan, termasuk soal kembalinya inspeksi senjata PBB ke Iran, penarikan seluruh stok uranium yang diperkaya tinggi, serta dukungan program rudal Iran.

Baghaei menegaskan angkatan bersenjata Iran “memantau dengan cermat setiap pergerakan” dan memperingatkan bahwa pengerahan pasukan serta ancaman militer “bertentangan dengan prinsip-prinsip sistem internasional”.

“Jika prinsip-prinsip itu dilanggar, ketidakamanan akan menimpa semua pihak. Kami akan memberikan respons yang menyeluruh dan disesalkan terhadap setiap agresi.”

Seiring Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan, Iran menegaskan sikapnya tidak berubah. Teheran menyatakan siap membalas setiap serangan yang dilancarkan.

“Negara-negara di kawasan sepenuhnya mengetahui bahwa setiap pelanggaran keamanan di kawasan tidak hanya akan berdampak pada Iran. Ketidakamanan itu menular,” kata Baghaei.

Tags: AS vs IranIranKonflik geopilitikKonflik iranPerang NuklirPerang Timur TengahZona konflik

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Tunjangan Hakim Naik, DPR Dorong Kenaikan Tunjangan Panitera

Tunjangan Hakim Naik, DPR Dorong Kenaikan Tunjangan Panitera

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Hilangkan Panas Cabai di Tangan dengan 5 Cara Ini!

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Arus Balik Penumpang Angkutan Umum Melonjak Tinggi

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version