• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Akhir Pelarian Dewi Astutik: Gembong Narkoba Jaringan Asia–Afrika Diciduk di Kamboja

by Gusti Ridani
3 Desember 2025
Home Nasional
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Upaya aparat Indonesia memburu gembong narkoba lintas negara akhirnya membuahkan hasil. Pelarian panjang Dewi Astutik, buronan kelas kakap yang terhubung dengan jaringan Asia–Afrika, terhenti di Sihanoukville, Kamboja, setelah operasi bersama aparat kedua negara mengindentifikasinya dari serangkaian kasus penyelundupan heroin hingga sabu bernilai triliunan rupiah.

Penangkapan Dewi berawal dari penyelundupan 2,3 kilogram heroin oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, menyebut temuan tersebut menjadi titik penting dalam merujuk kembali jejak jaringan Dewi.

“Bea Cukai Soekarno-Hatta juga ada kaitannya dengan penangkapan DA. Kami pernah menggagalkan penyelundupan kokain atau heroin 2,3 kilogram dari kiriman tersangka DA ini,” ujar Gatot dalam konferensi pers bersama BNN, Selasa (2/12/2025).

Ia mengoordinasikan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci operasi penangkapan tersebut.

“Dan tentunya ini bentuk kolaborasi dan koordinasi yang kita bangun terus, supaya penanganan yang terkait dengan penyelundupan narkoba di Bandara Soekarno-Hatta ini bisa tertangani dengan baik. Kami sangat mendukung sekali kolaborasi dengan BNN,” lanjut Gatot.

Ditangkap Bersama Pria di Lobi Hotel

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, memastikan Dewi merupakan sosok penting dalam peredaran narkoba Asia–Afrika. Ia juga masuk daftar buronan Korea Selatan.

“Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,” ujar Suyudi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa.

Dewi ditangkap saat keluar dari sebuah hotel di Sihanoukville, Senin (1/12), bersama seorang pria.

“Tersangka ditangkap berada di dalam kendaraan Toyota Prius berwarna putih, usai keluar dari salah satu hotel di Sihanoukville, Kamboja. Saat itu target berhasil ditangkap ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki,” jelasnya.

Jejak Panjang Kasus Heroin di Soekarno-Hatta

Sebelum penangkapan Dewi, Bea Cukai lebih dulu menggagalkan upaya penyelundupan heroin 2.760 gram di Terminal 3 Kedatangan Internasional dengan rute Singapura–Jakarta. Tiga pelaku yakni ZM, SS, dan AH, dibekuk.

Kecurigaan bermula dari koper hitam milik ZM (46). Pemeriksaan menemukan satu bungkus plastik berisi serbuk putih terselip di kompartemen tersembunyi.

Hasil narcotest menunjukkan barang haram itu adalah heroin. SS yang menunggu di lobi kedatangan kemudian ditangkap, dan pengembangan kasus mengarah pada perintah dari AH.

Ketiganya mengaku barang tersebut berasal dari seseorang di Kamboja berinisial DA, yang kemudian diketahui adalah Dewi Astutik.

Peran Besar di Jaringan Golden Crescent dan Golden Triangle

Dewi, warga Ponorogo yang bekerja sebagai PMI di Hong Kong, Taiwan, dan Kamboja, diketahui memakai identitas palsu. Nama aslinya berinisial PA.

Ia telah lama terhubung dengan sindikat besar, termasuk jaringan Fredy Pratama dan kelompok Golden Crescent. Dewi juga disebut sebagai aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu yang digagalkan Mei 2025. Suyudi menegaskan skala kejahatan Dewi bukan main-main.

“Dia merupakan aktor utama penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun dan kasus narkotika lainnya yang terjadi di wilayah Indonesia. Pengungkapan 2 ton sabu berhasil menyelamatkan 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkoba,” kata mantan Kapolda Banten itu.

Dibawa ke Phnom Penh untuk Verifikasi Identitas

Usai ditangkap, Dewi dipindahkan ke Phnom Penh untuk interogasi lanjutan dan verifikasi identitas. Ia akan dibawa ke Indonesia setelah seluruh prosedur selesai.

“Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur keuangan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,” ujar Suyudi.

Tags: Bandar NarkobaBNNGembong Narkobajaringan narkobaNarkoba

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
29 Desa di Aceh-Sumut Dinyatakan Hilang Akibat Banjir dan Longsor

Korban Jiwa Tembus 770, Pemerintah Ungkap Alasan Belum Berlakukan Status Darurat Nasional untuk Aceh–Sumatra

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Presiden: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Adalah Tekan Covid-19 Sampai Hilang

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Percepatan Vaksin Covid-19, Kemenkes Target Booster Kedua 50% Orang Dewasa

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version