• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

2.277 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan, KBRI Phnom Penh Perkuat Penanganan Kasus

by Gusti Ridani
26 Januari 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Gelombang permintaan kepulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Kamboja terus mengalir menyusul operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap jaringan penipuan daring.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mencatat, hingga Jumat (24/1/2026) pukul 23.59, sebanyak 2.277 WNI telah melapor dan meminta fasilitasi pemulangan ke Tanah Air.

Berdasarkan keterangan resmi di situs Kementerian Luar Negeri RI, Minggu (26/1/2026), lonjakan laporan tersebut terjadi sejak 16 Januari 2026 dan berkaitan langsung dengan penertiban pusat-pusat online scam di berbagai wilayah Kamboja.

Pada 24 Januari 2026, jumlah WNI yang datang melapor tercatat sebanyak 122 orang. Angka ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan tiga hari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari 200 laporan per hari.

Meski begitu, KBRI Phnom Penh menegaskan tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat penanganan seluruh aduan yang masuk.

Memasuki hari kesembilan sejak kasus ini mencuat, KBRI Phnom Penh terus mengintensifkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait di Indonesia, serta dengan otoritas Pemerintah Kamboja guna mempercepat proses penyelesaian.

Sabtu (25/1/2026), tim perbantuan dari Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI telah tiba di Phnom Penh.

Tim ini membantu proses pendataan, asesmen kasus, serta pengumpulan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan. Dukungan tersebut diharapkan mempercepat penanganan di lapangan.

Terkait penampungan sementara, sebagian besar WNI saat ini tinggal secara mandiri di sejumlah guest house di Phnom Penh dan terus dipantau oleh KBRI.

Sementara itu, bagi WNI yang membutuhkan perlindungan khusus, KBRI telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kamboja untuk menyediakan tempat penampungan sementara yang dilengkapi kebutuhan dasar.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan dan kondisi para WNI, sekaligus memudahkan proses pendataan, asesmen, serta penerbitan dokumen perjalanan.

KBRI Phnom Penh menegaskan akan terus berupaya semaksimal mungkin agar seluruh WNI dapat dipulangkan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.

Selama proses berjalan, para WNI diminta bersabar, mengikuti prosedur, serta tetap menjalin komunikasi dengan keluarga di Indonesia.

Diketahui, pada 22 Januari 2026 terdapat penambahan 224 WNI, disusul 164 WNI lainnya pada 23 Januari 2026 hingga pukul 17.00.

Dengan demikian, total WNI yang ditangani mencapai 2.117 orang, meningkat signifikan dari sebelumnya 1.726 WNI pada periode 16–21 Januari 2026.

Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah kedutaan besar asing di Phnom Penh yang dipadati ratusan warganya.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto, menegaskan komitmen KBRI dalam mempercepat kepulangan WNI.

“KBRI tengah berkoordinasi secara intensif dengan otoritas Kamboja agar WNI mendapatkan pengungkapan izin keluar dan keringanan hukuman keimigrasian,” ungkap Dubes RI.

Proses pendataan, penilaian kasus, serta penerbitan SPLP bagi WNI yang tidak memiliki paspor terus dilakukan secara bertahap.

Dukungan sumber daya manusia tambahan dari Kementerian Luar Negeri juga telah diterjunkan dan akan diperkuat dengan dukungan SDM serta peralatan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi.

Bagi WNI yang masih memiliki paspor dan visa berlaku, KBRI mendorong agar segera membeli tiket secara mandiri.

Puluhan WNI dilaporkan telah membeli tiket dan akan segera kembali ke Indonesia, bahkan sebagian sudah pulang tanpa melaporkan keberangkatan kepada KBRI.

“KBRI akan melakukan yang terbaik bagi setiap WNI yang meminta fasilitasi,” tegas Dubes Santo, seraya mengimbau WNI untuk bersabar dan tertib mengikuti seluruh tahapan proses kepulangan.

Besarnya jumlah WNI yang ditangani turut menambah kompleksitas kasus. Sepanjang 2025, KBRI Phnom Penh menangani 5.088 kasus WNI atau rata-rata 15–30 kasus per hari.

Namun, dalam sepekan terakhir, jumlah aduan sempat melonjak hingga 520 laporan baru dalam satu hari.

Selain itu, KBRI mengingatkan WNI agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan KBRI. Seluruh layanan KBRI tidak dipungut biaya, kecuali biaya resmi SPLP sesuai ketentuan yang berlaku.

KBRI Phnom Penh juga mengimbau para WNI untuk terus menginformasikan kondisi mereka kepada keluarga dan kerabat di Tanah Air agar proses kepulangan dapat memperoleh dukungan penuh dari keluarga.

Tags: kasus judolKBRI Phnom PenhPenipuan OnlineScem Onlinesitus judolWNI di Kamboja

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Perkawinan Campuran Meningkat, DPR Nilai Revisi UU Ketenagakerjaan Mendesak

Perkawinan Campuran Meningkat, DPR Nilai Revisi UU Ketenagakerjaan Mendesak

Recommended.

Harga Emas Antam Hari Ini Rp1.128.000 Per Gram

Hari Ini Harga Emas Antam Naik Tipis, Cek di Sini!

15 Januari 2024
KabarIndonesia.ID

Anies Serahkan LKPJ 2020 ke DPRD DKI Jakarta, Paparkan Pencapaian

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version