• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Indonesia Resmi Jadi Pendiri WAICO, Perkuat Peran dalam Tata Kelola AI Global

by Gusti Ridani
18 Juli 2026
Home Kabar AI Industri dan Terapan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) setelah menandatangani dokumen pembentukan organisasi tersebut di Shanghai, China.

Status sebagai negara pendiri membuka peluang bagi Indonesia untuk terlibat sejak awal dalam penyusunan kebijakan dan tata kelola kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di tingkat global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan Indonesia bergabung sebagai pendiri WAICO merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, posisi tersebut memberikan akses strategis bagi Indonesia untuk mengikuti sekaligus berkontribusi dalam pembahasan arah perkembangan AI dunia.

“Nah tentu dengan ditandatangan ini maka klasifikasi Indonesia adalah menjadi founder daripada organisasi ini. Karena dengan menjadi founder, kita tentu mempunyai akses pertama terhadap seluruh pembicaraan mengenai perkembangan daripada AI itu sendiri,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Airlangga menegaskan, keikutsertaan Indonesia bukan sekadar bergabung dalam organisasi internasional, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong pengembangan AI yang inklusif, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dorong Kolaborasi AI Global

Menurut Airlangga, langkah Indonesia sejalan dengan pandangan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menekankan bahwa kemajuan teknologi AI harus dibangun melalui kolaborasi internasional, bukan persaingan antarnegara.

Ia menyebut arahan tersebut juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguasaan teknologi, termasuk AI, sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing nasional.

“Artinya kemajuan AI dibangun dengan kerjasama internasional. Pandangan tersebut sejalan dengan arahan Bapak Presiden, Pak Prabowo Subianto bahwa penguasaan teknologi termasuk AI harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentunya akan memperkuat daya saing Indonesia,” terang Airlangga.

Penandatanganan dokumen pembentukan WAICO dilakukan bersama perwakilan sekitar 29 negara.

Dari kawasan ASEAN, terdapat lima negara yang bergabung sebagai bagian dari proses pendirian organisasi tersebut, yakni Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar.

Selain negara-negara ASEAN, WAICO juga melibatkan negara dari blok Eurasian Economic Union (EAEU), BRICS, kawasan Afrika, Amerika Latin, hingga Timur Tengah. Pendaftaran sebagai founder member masih dibuka hingga 31 Juli 2026.

Indonesia Ingin Perkecil Kesenjangan Digital

Airlangga menilai keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri menjadi momentum penting untuk memperkecil kesenjangan digital (digital divide) yang masih dihadapi banyak negara berkembang.

Sebagai founder, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mendorong tata kelola AI global yang lebih inklusif sehingga manfaat teknologi tidak hanya dirasakan negara-negara maju.

“Sebagai pendiri Indonesia memiliki kesempatan emas untuk berkontribusi nyata dalam kebijakan dalam pengembangan tata kelola global serta ikut aktif dalam kelembagaan WAICO sendiri. Nah ini tentunya memastikan bahwa pengembangan AI sejalan dengan pengembangan global dan ini Indonesia akan menggunakan agar apa yang di-sharing bisa terus didorong secara bersama dan ini menjadi bagian daripada SDGs target daripada PBB,” beber Airlangga.

Pemerintah optimistis kerja sama internasional di bidang AI akan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan meningkat dari sekitar US$130 miliar pada 2026 menjadi US$366 miliar pada 2030.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah tengah menyusun roadmap nasional AI agar pemanfaatan kecerdasan buatan semakin terarah, mempercepat transformasi digital, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Indonesia juga telah memiliki fondasi pengembangan industri digital melalui implementasi program Making Indonesia 4.0 yang dijalankan sejak 2018.

Xi Jinping: AI Harus Dibangun Lewat Kerja Sama Internasional

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan bahwa pengembangan AI harus mengedepankan prinsip keterbukaan, keamanan, inklusivitas, serta kerja sama internasional.

Dalam pidato utamanya pada Konferensi AI Dunia 2026 dan Pertemuan Tingkat Tinggi Tata Kelola AI Global di Shanghai, Xi menilai perkembangan AI tidak boleh menjadi ajang dominasi satu negara.

“Pengembangan AI seharusnya bukan pertunjukan solo oleh satu negara saja, melainkan simfoni kerja sama internasional.”

Xi menambahkan, pembentukan WAICO diharapkan menjadi tonggak baru dalam tata kelola AI global dengan memperkuat kolaborasi internasional, mempersempit kesenjangan teknologi, serta memastikan pemanfaatan kecerdasan buatan dapat memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia.

Tags: AIAI GovTechAI IndonesiaAirlangga HartartoIndonesia Pendiri WAICOtata kelola AIWAICO

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Recommended.

Indonesia–EAEU Resmi Teken FTA, Targetkan Perdagangan Tembus USD10 Miliar

Indonesia–EAEU Resmi Teken FTA, Targetkan Perdagangan Tembus USD10 Miliar

15 Februari 2026
KabarIndonesia.ID

Abaikan Putusan PN Makassar, UPRI Ngotot Gelar Wisuda

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version