• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

DKI Jakarta Masih Puncak, Investasi Indonesia Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun

by Gusti Ridani
16 Juli 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Realisasi investasi di Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau 49,5 persen dari target investasi nasional tahun ini yang sebesar Rp2.041,3 triliun. Capaian tersebut juga mendorong penyerapan hampir 1,45 juta tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan capaian tersebut usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurut Rosan, kondisi geopolitik dan geografi dunia yang masih penuh tantangan tidak mengurangi minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Di tengah masih tantangan geopolitik maupun geografi dunia alhamdulillah bisa saya sampaikan di sini komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau foreign direct investment ini masih in line dengan target yang dicanangkan yang kita set up oleh Bappenas kepada kami untuk tahun di 2026 ini,” ujar Rosan.

Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja

Rosan menjelaskan, tingginya realisasi investasi turut memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja.

Sepanjang semester I 2026, investasi yang masuk ke Indonesia mampu menyerap sebanyak 1.448.862 tenaga kerja, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kontribusi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) berlangsung hampir seimbang.

PMDN tercatat mencapai Rp502,9 triliun atau sekitar 49,8 persen dari total investasi nasional. Sementara PMA menyumbang Rp507,6 triliun.

“Perbandingan Jawa dan luar Jawa setelahnya kembali lagi hampir sama di Jawa ini 49,8 persen atau 502,8 triliun (rupiah) atau peningkatan 7,7 persen sedangkan di luar Jawa peningkatan 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau 507,8 triliun (rupiah),” imbuh Rosan.

DKI Jakarta Masih Jadi Tujuan Investasi Terbesar

Berdasarkan sebaran wilayah, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar secara nasional.

Di bawahnya terdapat Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten sebagai lima besar daerah penerima investasi pada semester pertama 2026.

Untuk investasi asing, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau menjadi tujuan utama, terutama didorong oleh investasi di sektor mineral.

“Dari seluruh 38 provinsi tapi yang kami tampilkan adalah 5 besar dalam kesempatan ini untuk totalnya memang gabungan antara PMA dan PMDN itu DKI Jakarta masih menduduki tempat pertama 17,2 persen, kemudian diikuti dari Jawa Barat 138,1 triliun (rupiah), Jawa Timur 72,7 triliun (rupiah), Sulawesi Tengah 68,7 triliun (rupiah), dan Banten 66,3 triliun (rupiah),” ungkap Rosan.

Industri Logam dan Data Center Dominasi Investasi

Dalam paparannya, Rosan menyebut industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menjadi subsektor dengan realisasi investasi terbesar pada semester I 2026.

Nilai investasi sektor tersebut mencapai Rp150,4 triliun atau sekitar 14,9 persen dari total realisasi investasi nasional.

Sementara itu, sektor jasa lainnya yang didominasi pembangunan data center mencatat investasi sebesar Rp114 triliun atau 11,3 persen. Selanjutnya disusul sektor pertambangan, transportasi, pergudangan, telekomunikasi, serta kawasan industri dan perkantoran.

“Jasa lainnya ini lebih banyak di data center itu kurang lebih 114 triliun (rupiah) atau 11,3 persen, pertambangan 105 triliun (rupiah), kemudian transportasi, gudang, telekomunikasi kurang lebih 10,2 persen dan ini perumahan kawasan industri dan perkantoran 85,5 (triliun rupiah) atau 8,5 persen,” imbuh Rosan.

Singapura Masih Investor Terbesar

Dari sisi asal negara investor, Singapura masih menjadi penyumbang investasi terbesar di Indonesia pada semester I 2026 dengan nilai 8,8 miliar dolar Amerika Serikat.

Posisi berikutnya ditempati Hong Kong sebesar 7,6 miliar dolar Amerika Serikat, disusul Tiongkok 3,9 miliar dolar Amerika Serikat, Jepang 1,9 miliar dolar Amerika Serikat, dan Amerika Serikat 1,7 miliar dolar Amerika Serikat.

Meski demikian, Rosan mengungkapkan terjadi perubahan komposisi investor terbesar pada kuartal II 2026.

“Tetapi sebetulnya terjadi pergeseran sedikit di quarter kedua ini. Mungkin saya agak lompat sedikit karena investor terbesar kita itu justru adalah Hongkong di quarter kedua. Itu adalah Hongkong. Nanti mungkin di itu kurang lebih 5 miliar (dolar) baru diikuti oleh Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia. Tapi secara overall di semester pertama ini masih ditempati oleh Singapura,” pungkas Rosan.

Tags: BPI DanantaraDanantaraInvestasiInvestasi nikelRosan Roeslanitarget investasi nasional

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Investasi RI Kuartal II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Hong Kong Geser Singapura

Investasi RI Kuartal II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Hong Kong Geser Singapura

Recommended.

Forum Pemimpin Muda Kalimantan Timur Ajak Anak Muda Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Forum Pemimpin Muda Kalimantan Timur Ajak Anak Muda Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

9 September 2024
KabarIndonesia.ID

Jokowi Buka Pertemuan Bilateral dengan Presiden Vietnam

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version