News  

Trump Ucapkan Selamat Ramadhan, Doakan Perdamaian dan Kebebasan Beragama

Trump Klaim 48 Pemimpin Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan khusus kepada umat Muslim yang menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam pesannya, Trump mendoakan keberkahan, perdamaian dunia, serta menegaskan komitmen pemerintahannya terhadap kebebasan beragama.

Ucapan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih di situs whitehouse.gov pada Selasa (17/2/2026) waktu setempat.

“Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semuanya yang merayakan Ramadhan,” kata Trump dalam pernyataannya, dikutip Rabu (18/2/2026).

Dalam pernyataannya, Trump menggambarkan Ramadhan sebagai momentum spiritual yang sarat makna.

“Setiap Ramadhan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, refleksi reflektif, dan penghargaan atas berkah Tuhan yang tak terhitung jumlahnya,” sebut Trump.

Ia juga menyoroti nilai-nilai sosial yang menguat selama bulan puasa.

“Masa ini suci bagi banyak warga Amerika, yang menekankan doa dan puasa, memperkuat ikatan keluarga dan komunitas, serta menegaskan nilai-nilai bersama tentang kasih sayang, amal, belas kasih sayang, dan kerendahan hati,” imbuh Trump.

Selain menyampaikan ucapan selamat, Trump menekankan pentingnya kebebasan beragama di Amerika Serikat. Ia menyatakan pemerintahnya akan terus menjamin hak tersebut bagi seluruh warga negara.

“Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas bangsa kita dan pilar kemakmuran serta kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hari nurani mereka, dan beribadah secara bebas, karena kebebasan beragama berarti menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa rasa takut akan terbatas,” tegasnya.

Menutup pesannya, Trump menyampaikan doa bagi umat Muslim dan masyarakat dunia.

“Di musim yang penuh rahmat dan kebaikan ini, saya mengumpulkan doa untuk kebahagiaan dan keberkahan di rumah, persatuan dan perdamaian di seluruh dunia, dan berkah di tahun yang akan datang,” kata Trump dalam pernyataannya.

Sejumlah negara Arab dan mayoritas Muslim memulai Ramadhan pada Rabu (18/2), sementara negara lain seperti Indonesia, Turki, Oman, Singapura, dan Australia memulai puasa pada Kamis (19/2).

Umat ​​Muslim di Amerika Serikat sendiri mulai menjalankan ibadah puasa pada Rabu (18/2), setelah Dewan Fiqih Amerika Utara menetapkan 18 Februari sebagai hari pertama Ramadhan.