News  

Prabowo Instruksikan Pejabat Terima Semua Bantuan untuk Korban Banjir di Sumatra

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Langgar Aturan Kawasan Hutan
Presiden RI, Prabowo Subianto (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk membuka pintu selebar-lebarnya terhadap setiap bentuk bantuan bagi korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Arahan itu ditegaskan Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

“Yang mau bantu ke Aceh, monggo. Mau bantu Sumatra Barat, Sumatra Utara, silakan. Nanti kita fasilitasi, menteri-menteri dan kepala badan,” kata Prabowo dalam rapat tersebut.

Prabowo menegaskan, meski pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional, seluruh sumber daya negara tetap dikerahkan secara maksimal untuk penanganan dan pemulihan pascabencana.

Menurutnya, keputusan tidak menetapkan status bencana nasional diambil karena pemerintah masih mampu menangani kondisi di daerah terdampak.

“Kita kerahkan semua upaya kita. Kalau kita belum menyatakan bencana nasional, tidak berarti kita bertanggung jawab dalam upaya kita. Kita tidak tanggung-tanggung,” ujarnya.

Namun demikian, Prabowo menekankan bahwa kemampuan pemerintah tersebut tidak boleh dimaknai sebagai sikap menutup diri terhadap bantuan dari pihak lain, baik dalam maupun luar negeri.

“Tolong jangan diartikan, kita sombong tidak mau menerima bantuan. Silakan [bantu]. Kalau yang saya katakan itu, ini masalah kemanusiaan. Siapa pun yang mau membantu, masa kita tolak. Bodoh sekali kalau kita tolak. kita sebagai pemerintah kita tidak mau mengatakan kita tidak mampu. Karena kita benar-benar mampu,” tegas Prabowo.

Ia juga memastikan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana tercermin dari kesiapan anggaran yang memadai. Apalagi anggaran yang disiapkan disebut lebih besar dari usulan awal.

“Tadinya dananya Rp 51 triliun, komitmen saya Rp 60 triliun. Berapa pun yang kita perlukan. Saya kira nanti upaya pengerukan kuala-kuala itu akan keluar uang lagi. Enggak ada masalah. Kita tidak memberikan sinyal, kita tidak mampu,” kata Prabowo.

Meski demikian, Presiden kembali menegaskan bahwa setiap bantuan kemanusiaan akan tetap diterima dengan baik dan disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“[Tapi] kita juga manusia, kalau ada yang mau membantu, kita terima dengan baik. Tapi, kita salirkan langsung,” tutupnya.

Exit mobile version