News  

Prabowo Dorong Pendidikan Berkualitas, 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi

Prabowo Dorong Pendidikan Berkualitas, 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Pemerintah kian mempercepat pemerataan akses pendidikan, dari anak-anak keluarga miskin menjadi calon pemimpin masa depan. Melalui berbagai program prioritas, negara hadir memperluas kesempatan belajar sekaligus menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/01/2026).

“Sekali lagi, ini memang kami bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas pendidikan kami,” ujar Mensesneg.

Salah satu program andalan pemerintah di sektor pendidikan adalah sekolah rakyat. Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Hingga kini, sebanyak 166 sekolah rakyat telah beroperasi di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Program tersebut telah menjangkau 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan.

“Sekolah rakyat untuk (anak-anak dari) desil 1 dan desil 2 kita adakan, kita bangun,” kata Mensesneg.

Selain memperkuat pendidikan dasar melalui sekolah rakyat, pemerintah juga memperluas akses pendidikan menengah unggulan. Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang menjadi bagian dari strategi perluasan jangkauan sekolah berstandar tinggi di berbagai daerah.

“Setelah Kampus SMA Taruna Nusantara Magelang sekarang Kementerian Pertahanan di bawah Yayasan YPPSDP dan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara telah membangun dua kampus SMA Taruna Nusantara di Malang dan di Cimahi. Selanjutnya juga sedang proses pembangunan di tiga lokasi di IKN, kemudian di Sulawesi Utara satu, dan di Sumatera Selatan satu,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga mendorong pengembangan SMA Garuda sebagai sekolah unggulan nasional. Ke depan, sekolah ini ditargetkan hadir di setiap provinsi.

“Sekolah unggulan juga kita bangun karena kita benar-benar ingin mempersiapkan sumber daya manusia kita yang kita anggap akan mengawaki kebangkitan Indonesia Emas 2045,” pungkas Mensesneg.

Exit mobile version