• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Mentan Amran Peringatkan Daerah: Tak Serius Cetak Sawah, Anggaran Dipindah

by Gusti
25 Februari 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Dorongan percepatan produksi pangan kembali ditegaskan pemerintah. Menteri Pertanian (Mentan) menekan daerah tidak boleh setengah hati menjalankan program strategis, terutama cetak sawah untuk kepentingan swasembada nasional.

Mentan Andi Amran Sulaiman menginstruksikan seluruh Kepala Dinas Pertanian provinsi serta kabupaten/kota untuk mempercepat program cetak sawah, optimalisasi lahan, dan agenda strategi pertanian lainnya. Ia menilai pencapaian swasembada pangan yang telah diraih harus dijaga konsistensinya.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional bersama jajaran eselon I dan II serta Kepala Dinas se-Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (24/2/2026), Amran menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak sekaligus mendorong kemajuan cetak sawah di setiap provinsi.

Ia meminta laporan perkembangan signifikan hingga akhir Maret 2026 dan menegaskan daerah tidak akan serius melakukan evaluasi, termasuk kemungkinan pengalihan anggaran.

“Bapak-Ibu sekalian kami mengucapkan terima kasih yang tak tersampaikan. Bapak-Ibu adalah pahlawan pangan yang membuat bangsa Indonesia terangkat di tingkat nasional dan global. Indonesia terhormat karena mencapai swasembada dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Ke depan kita mempercepat. Yang tidak serius, kabupaten yang tidak serius, tolong nolkan anggarannya, Menteri yang tanggung jawab. Sampaikan Menteri yang tanggung jawab,” kata Mentan Amran dalam Rakornas yang diadakan di kantor pusat kementerian di Jakarta tersebut.

Ia menekankan program cetak sawah menjadi fondasi utama swasembada. Tahun sebelumnya realisasi sawah cetak mencapai sekitar 200 ribu hektar dan pada tahun 2026 ditargetkan meningkat menjadi 250 ribu hektar.

Jika digabungkan dengan optimalisasi lahan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir, Amran menilai swasembada dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

“Ini yang membuat sistem masa depan. Ini yang membuat keberlanjutan swasembada kita,” ujarnya.

Mentan juga memaparkan tren peningkatan produksi dan serapan beras. Berdasarkan pemantauan harian, pengadaan beras pada bulan Januari meningkat 78 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Jika tren tersebut bertahan tiga bulan ke depan, stok nasional diperkirakan menembus 6 juta ton.

“Kalau tren ini bertahan tiga bulan saja ke depan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama kita merdeka,” ungkapnya.

Meski capaian menunjukkan tren positif, Amran mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah Lebaran Idulfitri, termasuk kemungkinan terjadinya pergeseran anggaran besar pada April 2026.

“Kita evaluasi nanti setelah Lebaran. April kita evaluasi, pergeseran anggaran kita lakukan besar-besaran. (Daerah) yang tidak serius, langsung kita pindahkan (anggaran dan programnya). Yang rajin, kita tambahkan. Kita mau negara ini berproduksi,” tegasnya.

Ia menambahkan anggaran pertanian yang mencapai puluhan triliun rupiah merupakan amanah publik yang harus diwujudkan dalam produksi nyata.

Bantuan akan diprioritaskan bagi daerah dengan kemajuan yang baik, sementara wilayah dengan kemampuan rendah dapat dipertahankan hingga menunjukkan perbaikan.

“Tolong seluruh Dirjen, daerah yang capaiannya rendah, alihkan ke yang rajin. Jadi Kabupaten dan Provinsi yang tidak serius, anggarannya tarik, pindahkan ke Provinsi lain, Kabupaten lain,” jelasnya.

Amran menegaskan langkah tegas tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus perlindungan agar daerah tidak terbebani target yang sulit direalisasikan.

“Bentuk cinta saya, kalau Anda tidak sanggup, saya pindahkan anggarannya. Daripada nanti tidak berjalan optimal di kemudian hari,” tutupnya.

Selain padi, pemerintah juga menargetkan percepatan swasembada perkebunan dan bawang putih, serta penguatan hilirisasi komoditas perkebunan seperti kakao, kopi, kelapa, dan lada.

Dengan percepatan yang terukur, disiplin realisasi anggaran, dan sinergi daerah, pemerintah optimistis momentum swasembada pangan pusat dapat terus diperkuat sekaligus membangun sistem produksi berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Tags: Mentan AmranMenteri Pertanian Andi Amran SulaimanProgram cetak sawahSwasembada berasSwasembada pangan

Gusti

Next Post
Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Klaster 2 Dibuka, Cek Syarat dan Rutenya!

Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Klaster 2 Dibuka, Cek Syarat dan Rutenya!

Recommended.

LPDP Perkuat Beasiswa Jalur Afirmasi, Longgarkan Syarat bagi Papua dan Wilayah 3T

LPDP Jatuhkan Sanksi ke 44 Penerima Penghargaan, 8 Wajib Kembalikan Dana Beasiswa

24 Februari 2026
Menlu Klarifikasi Traktat Keamanan RI–Australia di Tengah Dinamika Global

Menlu Klarifikasi Traktat Keamanan RI–Australia di Tengah Dinamika Global

7 Februari 2026

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version