News  

Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Global Fund 2026, Puluhan Formasi Tersedia

Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Global Fund 2026, Puluhan Formasi Tersedia
Ilustrasi (Dok : int).

KabarIndonesia.id — Kabar baik buat para profesional yang ingin berkontribusi di sektor kesehatan nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi membuka rekrutmen Tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria and Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) untuk penempatan tahun 2026, dengan puluhan formasi strategis yang siap diisi.

Rekrutmen ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit. Informasi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor KP.01.10/C.III/4980/2025 yang dikeluarkan Kemenkes RI.

Dalam pengumuman tersebut, Kemenkes membuka berbagai formasi dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari bidang kesehatan, keuangan, akuntansi, psikologi, hingga teknik informatika.

Sejumlah posisi penting yang tersedia dalam rekrutmen Tenaga Global Fund 2026 antara lain Project Manager Unit (PMU) Leader, yang mensyaratkan pendidikan minimal S1 atau S2 bidang kesehatan serta pengalaman kerja minimal 10 tahun dalam pengelolaan dana hibah.

Selain itu, tersedia pula formasi manajerial seperti Finance Manager, Planning Monitoring Evaluation (PME) Manager, serta berbagai posisi Koordinator untuk program HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB), Malaria, dan Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH).

Untuk level staf teknis, Kemenkes membuka posisi Planner Staff, Accounting Officer, Finance Officer, Internal Controller, hingga IT Coordinator. Sementara di bidang logistik dan pengadaan, tersedia formasi Logistics Planning Staff, Asset Management Staff, Distribution and Warehouse Staff, serta Procurement Staff.

Dari sisi kualifikasi umum, pelamar diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, baik secara lisan maupun tulisan, menguasai Microsoft Office, serta mampu bekerja secara tim. Khusus untuk posisi koordinator dan manajer, pengalaman kerja manajerial minimal tiga hingga lima tahun menjadi syarat utama.

Pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan dana hibah juga menjadi nilai tambah penting bagi sebagian besar formasi yang ditawarkan.

Kemenkes memastikan seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan. Dokumen pengumuman telah ditandatangani secara elektronik oleh pejabat berwenang menggunakan sertifikat dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Informasi lengkap mengenai rincian tugas, persyaratan tiap posisi, serta mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui dokumen resmi yang disediakan Kementerian Kesehatan, cek disini.

Exit mobile version