News  

Kampung Nelayan Merah Putih Dipercepat, Prabowo Fokus Cipta Lapangan Kerja

Kampung Nelayan Merah Putih Dipercepat, Prabowo Fokus Cipta Lapangan Kerja
Ilustrasi kampung nelayan merah putih (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Pemerintah mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari strategi nasional penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi pesisir. Presiden Prabowo Subianto menekankan agar program padat karya tersebut dijalankan lebih cepat, seiring besarnya potensi serapan tenaga kerja dari sektor perikanan.

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026).

“Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya. Contohnya adalah beliau minta percepatan dalam rangka pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, percepatan pembangunan KNMP dan program pembuatan kapal tangkap ikan tidak hanya berorientasi pada pembukaan lapangan kerja, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan dan gizi nasional.

“Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya juga itu akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” kata Mensesneg.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, hingga Rabu (7/1/2026), pembangunan KNMP di 65 lokasi telah menyerap 17.550 tenaga kerja, dengan rata-rata sekitar 270 orang di setiap daerah. Tenaga kerja tersebut mencakup sektor konstruksi, nelayan, hingga operasional kampung nelayan.

Jumlah serapan tenaga kerja diproyeksikan terus meningkat seiring berjalannya pengelolaan fasilitas, penguatan logistik perikanan, serta dukungan layanan dari hulu hingga hilir.

Program KNMP sendiri menjadi bagian dari prioritas nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperluas lapangan kerja.

Pembangunan kampung nelayan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga mengusung model pemberdayaan ekonomi pesisir yang inklusif melalui pendekatan social engineering.

Pada tahap pertama, pembangunan KNMP menyasar 65 titik di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Program ini akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua di 35 titik, yang ke depannya ditargetkan berkembang hingga 1.000 lokasi kampung nelayan di seluruh Indonesia.

Exit mobile version