• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Jelang Mudik Lebaran 2026, Angkutan Barang Dibatasi Melintas di Banyak Ruas Tol

by Gusti
12 Februari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pemerintah kembali mengatur operasional angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol dan non-tol.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Surat Bersama (SKB) yang disusun Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan keselamatan selama periode angkutan Lebaran.

SKB Nomor: KP-DRJD 854 Tahun 2026; HK.201/1/21/DJPL/2026; Kep/43/II/2026; 20/KPTS/Db/2026 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, dan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Irjen Pol Agus Suryonugroho.

“Sama seperti angkutan lebaran tahun lalu ataupun nataru kemarin, diprediksi akan ada pergerakan dan masyarakat untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan aspek keselamatan jalan perlunya pengaturan pada kendaraan-kendaraan logistik,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (12/2/2026).

Berlaku 13–29 Maret 2026 di Tol dan Arteri

Aan menjelaskan, pelayanan operasional angkutan barang diberlakukan secara kontinyu mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat. Aturan ini berlaku di jalan tol maupun jalan non-tol/arteri.

Pembatasan berlaku untuk:

  • mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih,
  • mobil barang dengan kereta tempelan,
  • kereta gandengan, serta
  • mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan.

“Distribusi barang tetap dapat dilakukan dengan kendaraan dengan dua sumbu bersepeda untuk barang-barang hasil galian seperti tanah, pasir, batu, hasil tambang dan bahan bangunan seperti besi, semen dan kayu,” jelasnya.

Ada Pengecualian untuk Logistik Penting

Kendaraan angkutan barang yang bertransformasi dari bertenaga (tetap bisa beroperasi dengan sumbu 3 ke atas) adalah angkutan yang membawa BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan bencana alam, serta barang pokok, dengan syarat tidak melebihi muatan dan dimensi yang dibuktikan melalui dokumen kontrak/perjanjian antara pemilik barang dengan pengusaha angkutan.

“Untuk kendaraan yang boleh beroperasi tetap harus dilengkapi dengan surat muatan dengan beberapa ketentuan yaitu diterbitkan oleh pemilik barang yang diangkut, surat muatan yang berisi keterangan jenis barang, tujuan, dan nama serta alamat pemilik barang. Terakhir, ditempelkan pada kaca depan sebelah kiri angkutan barang,” imbuh Aan.

Ruas Tol yang Diberlakukan Pembatasan

  1. Riau: Pekanbaru – Kandis – Dumai.
  2. Jambi dan Sumatera Selatan: Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi (segmen Bayung Lencir – Tempino – Simpang Ness).
  3. Lampung dan Sumatera Selatan: Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung – Palembang.
  4. DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang – Merak.
  5. DKI Jakarta:
    a) Prof.DR. Ir. Soedijatmo;
    b) Jalan Lingkar Luar Jakarta I (JORR I); dan
    c) Dalam Kota Jakarta:
  6. Cawang – Tomang – Pluit; dan
  7. Cawang – Tanjung Priok – Ancol Timur – Jembatan Tiga/Pluit).
  8. DKI Jakarta dan Jawa Barat:
    a) Jakarta – Bogor – Ciawi;
    b) Ciawi – Cigombong – Cibadak;
    c) Bekasi – Cawang – Kampung Melayu; dan
    d)Jakarta – Cikampek.
  9. Jawa Barat:
    a) Cikampek – Purwakarta – Padalarang – Cileunyi;
    b) Cikampek – Palimanan – Kanci;
    c) Ruas Jakarta – Cikampek II Selatan Sadang – Setu (Fungsional);
    d) Cileunyi – Sumedang – Dawuan; dan
    e) Jalan Lingkar Bogor (BORR).
  10. Jawa Barat – Jawa Tengah: Kanci – Pejagan.
  11. Jawa Tengah dan DI Yogyakarta:
    a) Pejagan – Pemalang – Batang – Semarang;
    b) Krapyak – Jatingaleh, (Semarang);
    c) Jatingaleh – Srondol, (Semarang);
    d) Jatingaleh – Muktiharjo, (Semarang);
    e)Semarang – Solo – Ngawi;
    f) Semarang – Demak (seksi Sayung – Demak);
    g) Yogyakarta – Solo – NYIA Kulon Progo (segmen Kartasura – Klaten – Prambanan);
    h) Yogyakarta – Solo – NYIA Kulon Progo (segmen Prambanan – Purwomartani) (Fungsional); dan
    i) Yogyakarta – Bawen (Seksi Ambarawa – Bawen (Fungsional).
  12. Jawa Timur:
    a) Ngawi – Kertosono;
    b) Kertosono – Mojokerto;
    c) Mojokerto – Surabaya;
    d) Surabaya – Gempol;
    e) Gempol – Pandaan – Malang;
    f) Surabaya – Gresik;
    g) Gempol – Pasuruan – Probolinggo; dan
    h) Probolinggo – Banyuwangi (Seksi Gending – Kraksaan – SS Paiton – Besuki) (Fungsional).

Ruas Non-Tol yang Diberlakukan Pembatasan

  1. Sumatera Utara:
    a) Bts. Provinsi Aceh – Tanjung Pura – Stabat – Binjai – Medan – Lubuk Pakam – Sei Rampah;
    b) Sei Rampah – Tebing Tinggi – Lima Puluh – Kisaran – Aek Kanopan – Rantauprapat – Kota Pinang – Bts Riau;
    c) Medan – Berastagi; dan
    d) Pematang Siantar – Parapat Simalungun – Porsea – Balige.
  2. Riau :
    a) Bts. Sumatera Utara/Riau – Pekanbaru – Bts Riau/Jambi; dan
    b) Pekanbaru – Bangkinang Bts. Riau/Sumatera Barat.
  3. Jambi dan Sumatera Barat:
    a) Jambi – Tebo – Dharmasraya – Padang;
    b) Padang – Bukit Tinggi – Bts. Riau/Sumatera Barat; dan
    c) Bts. Riau/Jambi – Jambi – Bts. Jambi/Sumsel.
  4. Jambi – Sumatera Selatan – Lampung :
    a) Bts. Jambi/Sumsel – Palembang – Bts. Sumsel/Lampung – Bujung Tenuk – Bandar Lampung – Bakauheni; dan
    b) Bts. Jambi/Sumsel – Palembang – Bts. Sumsel/Lampung – Bujung Tenuk – Sukadana – Bakauheni.
  5. DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang – Serang – Cilegon – Merak.
  6. Banten:
    a) Merak – Cilegon – Lingkar Selatan Cilegon – Anyer – Labuhan;
    b) Jalan Raya Merdeka – Jalan Raya Gatot Subroto; dan
    c) Serang -Pandeglang – Labuhan.
  7. OKI Jakarta – Jawa Barat: Jakarta – Bekasi – Cikampek – Pamanukan – Cirebon.
  8. Jawa Barat:
    a) Bandung – Nagreg – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar;
    b) Nagreg – Kadungora – Leles – Garut;
    c) Bandung -Sumedang -Majalengka – Cirebon;
    d) Bogor -Ciawi -Sukabumi – Cianjur – Cipatat – Bandung;
    e) Ciawi – Cisarua – Puncak – Cianjur;
    f) Padalarang – Gadog – Bangkong -Cimahi;
    g) Karawang – Subang – Indramayu – Cirebon;
    h) Sukabumi – Pelabuhan Ratu – Jampang – Cianjur – Garut – Tasikmalaya – Pangandaran – Banjar (Pantai Selatan Jawa Barat); dan
    i) Subang – Lembang – Bandung.
  9. Jawa Barat – Jawa Tengah : Cirebon – Brebes.
  10. Jawa Tengah:
    a) Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Batang – Kendal – Semarang – Demak;
    b) Pejagan – Tegal – Purwokerto;
    c) Bawen – Magelang – Yogyakarta;
    d) Solo – Klaten – Yogyakarta; dan
    e)Semarang – Salatiga – Boyolali – Bawen – Magelang – Yogyakarta.
  11. Jawa Tengah – Jawa Timur: Solo – Ngawi.
  12. Yogyakarta:
    a) Yogyakarta – Wates;
    b) Yogyakarta – Sleman – Magelang;
    c) Yogyakarta – Wonosari; dan
    d) Jalur Jalan Lintas Selatan (jalan Daendels).
  13. Jawa Timur:
    a) Mantingan – Ngawi – Kertosono – Mojokerto – Surabaya – Gempol – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi;
    b) Probolinggo – Lumajang – Jember – Banyuwangi;
    c) Pandaan – Malang;
    d) Madiun – Caruban – Jombang; dan
    e) Bulu – Lamongan – Gresik – Surabaya.
  14. Bali:
    a) Denpasar – Gilimanuk; dan
    b) Nusa Dua – Denpasar.
  15. Kalimantan Tengah:
    a) Palangka Raya – Pulang Pisau – Kapuas – Bts. Kalimantan Selatan;
    b) Palangka Raya – Sampit – Pangkalan Bun;
    c) Buntok – Palangka Raya;
    d) Tamiyang Layang – Bts. Kalimantan Selatan; dan
    e) Sei Hanyo – Kuala Kurun – Bawan – Bukit Liti – Palangka Raya.

Kemenhub mengimbau pelaku usaha logistik dan pengemudi angkutan barang untuk mematuhi ketentuan keselamatan, termasuk kelengkapan surat muatan bagi kendaraan yang masuk kategori dikirimkan, demi mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Tags: Angkutan barangArus mudikKementerian PerhubunganMudik Lebaran 2026

Gusti

Next Post
2 Bulan Pascabencana Sumatra: 5.500 Rumah Sudah Jadi, Ini Kata Seskab

2 Bulan Pascabencana Sumatra: 5.500 Rumah Sudah Jadi, Ini Kata Seskab

Recommended.

Pemerintah Yakin Tangani Banjir Aceh Tanpa Bantuan Asing, DPR: Kapasitas Nasional Mumpuni

Pemerintah Yakin Tangani Banjir Aceh Tanpa Bantuan Asing, DPR: Kapasitas Nasional Mumpuni

18 Desember 2025
KabarIndonesia.ID

DPR RI Sahkan RKUHP Menjadi Undang-Undang

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version