• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, UBS dan Galeri24 Kompak Melemah

by Gusti
4 Desember 2025
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Harga emas UBS serta Galeri24 di Pegadaian kembali diperbarui pada Kamis (04/12). Kedua jenis emas ini kembali mengalami penurunan harga dan sampai saat ini harga emas Antam di Pegadaian masih tidak tersedia.

Tercatat, harga emas Galeri24 kembali melemah sebesar Rp8.000. Penurunan harga itu membuat emas Galeri24 kini berada di level Rp2.452.000 per gram.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditi emas UBS. Saat ini, harga emas UBS turun tipis sebesar Rp4.000. Hal itu menyebabkan harga emas UBS untuk ukuran satu gram berada di kisaran Rp2.477.000.

Berikut rincian lengkap harga emas UBS dan Galeri24 pada Kamis 04 Desember 2025:

Harga Emas Galeri24 di Pegadaian:

0,5 gram: Rp1.286.000
1 gram: Rp2.452.000
2 gram: Rp4.831.000
5 gram: Rp11.991.000
10 gram: Rp23.918.000
25 gram: Rp59.646.000
50 gram: Rp119.199.000
100 gram: Rp238.279.000
250 gram: Rp591.909.000
500 gram: Rp1.183.818.000
1000 gram: Rp2.367.635.000

Harga Emas UBS di Pegadaian:

0,5 gram: Rp1.339.000
1 gram: Rp2.477.000
2 gram: Rp4.914.000
5 gram: Rp12.143.000
10 gram: Rp24.159.000
25 gram: Rp60.277.000
50 gram: Rp120.306.000
100 gram: Rp240.517.000
250 gram: Rp601.113.000
500 gram: Rp1.200.814.000

Terdapat sejumlah faktor umum yang menyebabkan harga emas mengalami kenaikan. Salah satu di antaranya adalah sifat harga emas yang cenderung berubah-ubah atau fluktuatif.

Walau begitu, fluktuasi tersebut tidak selalu berdampak negatif. Justru dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan harga emas cenderung menunjukkan tren kenaikan yang stabil.

Hal tersebut membuat emas tetap diminati sebagai aset investasi, karena nilainya yang terus meningkat seiring waktu meskipun diwarnai dengan dinamika pasar.

Berikut sejumlah faktor yang mempengaruhi kenaikan harga emas, diantaranya adalah:

1. Permintaan pasar tinggi

Emas merupakan aset bernilai tinggi yang mempunyai berbagai fungsi. Selain dijadikan instrumen investasi, emas juga banyak dimanfaatkan dalam industri, terutamanya sebagai bahan baku komponen elektronik dan perhiasan.

Permintaan emas yang terus meningkat di sektor industri serta perhiasan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harganya. Kebutuhan akan emas dalam pembuatan teknologi canggih juga aksesori membuat logam mulia ini semakin dibutuhkan.

Selain kebutuhan industri, faktor budaya juga turut memengaruhi lonjakan harga emas. Di beberapa negara seperti Tiongkok dan India, emas memegang peran krusial dalam berbagai tradisi dan acara adat.

Emas kerap dijadikan hadiah atau simbol kemakmuran dalam perayaan besar, terkhususnya pernikahan. Tradisi tersebut menciptakan permintaan musiman yang cukup tinggi, sehingga turut memberikan tekanan pada harga emas di pasar global.

2. Ketidakpastian perekonomian global

Ketidakpastian dalam perekonomian global, contohnya konflik dagang dan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok, menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga emas.

Situasi yang tidak stabil tersebut membuat pasar keuangan cenderung bergejolak.
Dalam kondisi itu, banyak investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman dan minim risiko, salah satunya adalah emas. Logam mulia ini dipilih karena dinilai lebih stabil jika dibandingkan aset lain di tengah gejolak ekonomi.

Emas mempunyai nilai intrinsik yang tidak bergantung pada kondisi perusahaan atau stabilitas ekonomi suatu negara. Karena itu, emas dikenal sebagai aset safe haven yang mampu menjaga nilai kekayaan saat terjadi krisis.

3. Melemahnya dolar Amerika-Serikat

Kenaikan harga emas juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai Dolar Amerika Serikat (USD). Saat USD melemah, mata uang negara lain cenderung menguat terhadap dolar.

Bagi investor di negara yang tidak menggunakan USD, kondisi tersebut membuat harga emas lebih murah dan menarik untuk dibeli. Hal itu mendorong minat besar-besaran terhadap emas sebagai alternatif investasi.

Akibat lonjakan dari permintaan tersebut, harga emas pun mengalami kenaikan yang cukup signifikan di pasar global.

4. Longgarnya kebijakan moneter

Selain faktor-faktor sebelumnya, kebijakan moneter yang longgar, misalnya penurunan suku bunga, turut mendorong kenaikan harga emas. Ketika suku bunga menurun, imbal hasil dari instrumen investasi lain contohnya obligasi juga ikut melemah.

Kondisi itu membuat emas menjadi pilihan yang lebih menarik bagi investor, karena dianggap lebih menguntungkan dan aman di tengah rendahnya return dari investasi lain. Permintaan terhadap emas pun meningkat, sehingga harganya turut terdorong naik.

Oleh sebab itu, penting untuk terus memantau kebijakan moneter yang dikeluarkan bank sentral, khususnya The Federal Reserve di Amerika Serikat. Setiap keputusan yang diambil The Fed berpotensi untuk memberikan dampak besar terhadap fluktuasi harga emas di pasar global.

5. Tingkat inflasi

Inflasi turut menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong kenaikan harga emas. Saat inflasi tinggi, nilai mata uang cenderung menurun, sehingga daya beli masyarakat dan minat untuk menyimpan uang di bank ikut melemah.

Kondisi ekonomi yang tidak stabil ini membuat investor mencari alternatif yang lebih aman, misalnya emas. Emas dianggap sebagai aset lindung nilai karena nilainya relatif stabil dan bahkan dapat meningkat seiring naiknya harga barang dan jasa.

Tetapi, perlu diingat bahwa inflasi tidak selalu secara langsung menyebabkan lonjakan harga emas. Terkadang, harga emas tetap stagnan atau naik tipis sebab ada faktor lain yang juga memengaruhi pergerakannya.

Oleh karena itu, penting untuk menganalisis kondisi ekonomi global secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Catatan: Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat terjadi pergerakan signifikan di pasar global. Pastikan untuk selalu mengecek harga terbaru sebelum membeli.

Tags: Emas AntamEmas Pegadaianemas UBSHarga EmasHarga Emas AntamHarga Emas Hari Ini

Gusti

Next Post
321 Titik Jalan Rusak, Penanganan Darurat di Sumbar Digenjot 25 Alat Berat

321 Titik Jalan Rusak, Penanganan Darurat di Sumbar Digenjot 25 Alat Berat

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Rumah Warga Rubuh, Gempa 7,9 Magnitudo Guncang Maluku

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

CJH Asal Sulsel Dilaporkan Meninggal di Madinah

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Media digital berteknologi AI di Indonesia yang andal dan akurat memberitakan informasi seputar AI untuk membangun ekosistem AI yang sehat.

Follow Us

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Manajemen

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Wilayah Jakarta Selatan

Email: info@kabarindonesia.id

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Apple
  • Applications
  • Computers
  • Gaming
  • Gear
    • Audio
    • Camera
    • Smartphone
  • Microsoft
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version