• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Dinilai Gagal Sampaikan Informasi Cuaca, DPR Soroti Lemahnya Sistem Peringatan Dini BMKG

by Gusti
9 Desember 2025
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Kritik tajam kembali diterima Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menilai sistem peringatan dini cuaca yang dikelola lembaga tersebut belum berfungsi efektif dan gagal menjangkau masyarakat luas, terutama warga di daerah yang minim akses internet.

Dalam rapat kerja Komisi V DPR bersama BMKG di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025), Lasarus menyoroti masih lemahnya pola komunikasi BMKG dalam menyampaikan informasi penting terkait potensi siklon dan cuaca ekstrem.

Ia menyebut adanya informasi yang “terlewatkan” yang membuat masyarakat tidak mendapatkan peringatan tepat waktu.

“Saya melihat ada semacam yang terlewat. Kalau saja masyarakat di sana tahu bahwa akan ada siklon. Perkembangan real time kan Bapak bisa lihat itu, ini membesar tidak. Lewat konferensi pers, undang seluruh TV. Bahwa akan terjadi seperti ini di sini, itu akan lebih cepat sampai ke masyarakat,” ujar politikus Fraksi PDI-P itu.

Lasarus menegaskan BMKG tidak bisa hanya mengandalkan website atau media sosial sebagai media informasi. Menurutnya, banyak wilayah, terutama kampung dan daerah terpencil, masih kesulitan mengakses internet, sehingga televisi menjadi saluran yang lebih efektif.

“Kalau di kampung-kampung, berharap orang buka web, orang suka media sosial, pegang handphone saja, nggak. Belum tentu ada sinyal, itu masalah. Tapi, televisi hampir di semua daerah sekarang bisa mengakses,” tegasnya.

Ia juga merugikan besarnya anggaran negara untuk penyediaan peralatan dan operasional BMKG. Namun, investasi tersebut dinilainya tidak berarti bila produk informasi cuaca tidak sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Data ini mahal Pak. Kita beli semua peralatan yang diperlukan. Semua yang BMKG minta kita kasih selama ini. Perlu berapa untuk perawatan, kita kasih uangnya. Tapi informasi yang didapat nggak sampai ke masyarakat. Ga berharga ini barang,” ujarnya.

Temuan DPR itu, lanjut Lasarus, sejalan dengan hasil audit kinerja BPK yang mencatat rendahnya efektivitas penyebaran informasi cuaca oleh BMKG. Ia menegaskan bahwa peringatan dini bukan sekadar data teknis, tetapi informasi keselamatan yang harus dapat diakses publik tanpa hambatan.

“Untuk menjadi sebuah informasi yang valid, tidak disampaikan dengan baik kepada masyarakat, ini masalah Pak. Padahal ini penting untuk diketahui oleh masyarakat,” tutupnya.

Tags: Anggota DPR RIBMKGcuacaDPR RIInformasi CuacaPeringatan dini

Gusti

Next Post
4 Provinsi dengan UMP Tertinggi 2026, Jakarta Masih Tak Tergeser

UMP 2026 Belum Diumumkan, Perbedaan Pandangan Buruh dan Pengusaha Jadi Penghambat

Recommended.

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam, Libatkan 14 Bank

Nilai Tukar Rupiah Menguat, Dipicu Meredanya Ketegangan Geopolitik

25 Juni 2025
Kunjungi Pasar Kawat, Jokowi Cek Harga dan Stok Bapok

Kunjungi Pasar Kawat, Jokowi Cek Harga dan Stok Bapok

14 Maret 2024

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version